Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita NasionalDinas PendidikanPendidikanProv. BantenSiswaSosial

Hadiri Wisuda Santri Ponpes Al Khanza, Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

×

Hadiri Wisuda Santri Ponpes Al Khanza, Wagub Dimyati Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK, JURNALKUHP.COM — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah berpesan agar para santri yang sudah diwisuda di Pondok Pesantren Modern Al Khanza harus terus menambah ilmu serta menjalani hidup dengan ikhlas dan sabar. Banyak godaan yang bisa membelokkan arah dalam meraih cita-cita bagi mereka begitu keluar dari pesantren.

“Selamat kepada anak-anakku sekalian yang sudah diwisuda. Saudara adalah perintis pondok pesantren ini,” ucap Dimyati pada Wisuda Santri Angkatan 1 Tahun 2026 Pondok Pesantren Modern Al Khanza, Cibadak, Kabupaten Lebak, Sabtu (20/6/2026).

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Setelah lulus pasti akan berlayar di kehidupan. Pasti akan menemui angin badai atau topan, panas dan hujan. Kalau kalian betul-betul lurus, ikhlas dan sabar, kalian akan menjadi Kiai atau Ustazah,” tambahnya.

Dimyati juga menyampaikan terima kasih kepada para kiai, ustazah, dan pondok pesantren yang telah membantu negara atau pemerintah. “Telah memberikan dukungan kepada negara khususnya pemerintah dalam mencerdaskan bangsa,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Dimyati juga memaparkan empat jenis manusia menurut versinya yang dapat memberikan kebermanfaatan untuk sesama. Pertama, manusia bodoh yang selalu mempermasalahkan masalah. Kelompok ini adalah orang yang selalu menganggap segala sesuatu dengan buruk.

“Kedua, manusia biasa. Adalah manusia yang hanya menceritakan masalah. Bisanya mengeluh, marah-marah, mengungkit-ungkit, dan menistakan,” tambah Dimyati.

Ketiga, adalah manusia bijak. Kelompok ini adalah manusia yang cerdas, mencarikan solusi masalah. Keempat, manusia beriman dan bertakwa. Adalah manusia yang begitu ada masalah dia bersyukur.

“Dikasih apapun oleh Allah SWT, dia bersyukur. Dengan ujian dia akan diangkat derajat dan martabatnya,” ucap Dimyati.

Dimyati juga paparkan singkatan santri. Huruf S adalah sain atau ilmu pengetahuan. Huruf A adalah akhlak. Huruf N adalah nation atau Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Huruf T adalah taat. Huruf R adalah ramah. Sedangkan huruf I adalah iman dan takwa.

Dalam sambutannya, Pimpinan Ponpes Al Khanza KH Ade Bujairimi mengucapkan terima kasih atas kedatangan Wagub Banten Dimyati Natakusumah. Ponpes Al Khanza menurutnya memadukan pendidikan modern dan salafi.

“Pendidikan salafi sangat dibutuhkan. Pendidikan moden juga sangat dibutuhkan. Maka kami satukan,” ungkapnya. (Red).

Example 120x600