LEBAK, JURNALKUHP.COM – OP salah satu Prangkat Desa Binong yang kemarin di hubungi awak media Jurnal KUHP sedang tidak berada ditempat karena sakit, akhirnya memberikan klarifikasi pada Senin ( 24/9/2024).
” Sebelumya saya mohon maaf tidak masuk Kantor beberapa hari karena kondisi sakit.” Ucapnya.
” Mendengar pemberitaan terkait bantuan PKH,terus terang saya santai menanggapinya, karena saya tidak merasa bersalah dengan apa yang dituduhkan, apa yang saya kerjakan sebagai prangkat desa sudah sesuai aturan dan Tupoksi. ” Ucap Op.
” Tugas saya membimbing dan mengarahkan penerima manfaat bantuan Pemerintah baik itu PKH, BNPT, Bantuan Beras dan sebagainya itu sudah saya lakukan.”
” Tuduhan yang di alamatkan ke saya bahwa katanya punya mesin ATM Brilink itu tidak benar silahkan di buktikan, saya siap di periksa oleh siapapun.”
” Katanya saya memotong 20.000 Rupiah Pertahap Pencairan, itupun tidak benar, silahkan saya siap dikonfrontir dengan siapa pun.” Ucap Prades.
” Kalau potongan administrasi 5000 rupiah memang ada, ya hanya itu saja yang ada potongan, selebihnya tidak ada potongan yang lebih dari itu, 10.000, 20.000 atau 50.000 tidak ada silahkan di tanyakan sama siapa penerima bantuan PKH dan kalau saya tidak benar saya siap mempertanggungjawabkannya.”
” Jadi seperti itu apa yang saya sampaikan sebagai bentuk klarifikasi, saya bicara apa adanya sesuai fakta, Adapun saya sebagai pegawai Desa mungkin banyak kekurangan dan kesalahan mohon maaf dan akan kita perbaiki supaya kedepan lebih baik lagi.” Pungkas Op.
Reporter : Odih Kodari
Editor : M.Ridwan Firmansyah.SH





















