Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaPemkot CilegonRobinsar

Robinsar Targetkan Kegiatan OPD Dimulai Sejak Triwulan II, Dorong Kualitas Kinerja Pemkot Cilegon

×

Robinsar Targetkan Kegiatan OPD Dimulai Sejak Triwulan II, Dorong Kualitas Kinerja Pemkot Cilegon

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Wali Kota Cilegon Robinsar menargetkan seluruh kegiatan OPD di Lingkungan Pemkot Cilegon dapat segera dimulai sejak Triwulan II tahun anggaran berjalan. Kebijakan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program sekaligus menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun.

Robinsar menegaskan, sejak Triwulan I seluruh OPD harus menuntaskan persoalan administrsi terkait usulan dan perencanaan kegiatan. Sehingga, pelaksanaan program dapat berjalan lebih awal dan tidak lagi bergantung pada proses administrasi yang biasa baru rampung di pertengahan tahun.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Kalau administrasi selesai sejak Triwulan I, maka kegiatan bisa langsung berjalan mulai Triwulan II. Ini penting agar kualitas penyelesaian kegiatan lebih baik, tidak terburu-buru, dan hasilnya benar-benar maksimal,” kata Robinsar kepada Diskominfo Statistik dan Persandian.

Ia mengatakan, selama ini pola yang kerap terjadi setiap tahun adalah kegiatan OPD baru berjalan pada Triwilan III, atau bahkan mendekati akhir tahun. Hal tersebut disebabkan proses administrasi yang baru selesai di pertengahan tahun, sehingga realisasi program menumpuk di penghujung tahun anggaran.

Akibatnya, lanjut Robinsar, tidak sedikit pekerjaan yang akhirnya melewati tahun anggaran atau dikerjakan dalam waktu yang sangat terbatas. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kualitas hasil kegiatan serta efektifitas penggunaan anggaran.

“Target kinerja bukan sekadar terlaksana, tetapi harus memberikan hasil yang memuaskan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, pola lama harus kami ubah,” terangnya.

Melalui kebijakan ini, Robinsar berharap seluruh OPD lebih disiplin dalam perencanaan dan administrasi. Sehingga pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Cilegon dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, serta lebih akuntabel.

“Saya sudah memberikan instruksi ini ke seluruh OPD di rapat awal tahun. Insya Allah kinerja Pemkot Cilegon di 2026 ini akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” harap Robinsar.

Redaksi.

Example 120x600