Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BanjirBerita

Warga Cilegon Diselamatkan Hari Ini, Ditenggelamkan Lagi Tahun Depan?

×

Warga Cilegon Diselamatkan Hari Ini, Ditenggelamkan Lagi Tahun Depan?

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Di tengah kepungan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon, suara warga terdampak justru menguatkan bahwa negara hadir di saat paling genting. Warga Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, memastikan mereka tidak merasa ditinggalkan, bahkan sejak air mulai merendam hingga masa pascabanjir.

Ketua RT 04 RW 03 Lingkungan Sambirata, Maskun, menyebut penanganan yang dilakukan pemerintah dan seluruh unsur terkait berjalan cepat dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Alhamdulillah penanganan pascabanjir cukup baik. Kebutuhan makanan warga dicukupi, sehari tiga kali, bahkan malam juga masih ada yang mengantar. Dari pemerintah kota sampai kelurahan sangat responsif,” ujar Maskun, Rabu, 14 Januari 2026.

Maskun juga menegaskan bahwa aparat gabungan turun langsung tanpa jeda. Mulai dari perangkat kelurahan, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga jajaran Polres Cilegon bergerak melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Bahkan, Wali Kota Cilegon Robinsar turut hadir langsung di tengah genangan.

“Tidak ada yang diam. Semua turun. Dari kelurahan, kecamatan, Babinsa sampai kepolisian. Bahkan Pak Wali Kota juga ke sini saat banjir. Jadi warga benar-benar merasa tidak ditinggalkan,” tegasnya.

Sementara itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon memastikan dukungan logistik dan kesehatan terus mengalir sejak hari pertama bencana. Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, mengatakan pihaknya mulai bergerak sejak 11 Januari 2026.

“Sejak tanggal 11 kemarin kami sudah support langsung kepada masyarakat. Di Lingkungan Sambirata saja kami distribusikan 123 nasi box per hari,” kata Ujang saat ditemui di Kantor PMI Kota Cilegon, Rabu, 14 Januari 2026.

Saat ini, fokus utama PMI diarahkan ke wilayah Karang Tengah, Kecamatan Cibeber, yang hingga kini masih terendam banjir. Banyak warga di wilayah tersebut belum bisa memasak karena kondisi rumah yang belum memungkinkan.

“Sampai sekarang di Karang Tengah belum surut, sehingga warga masih sangat membutuhkan bantuan pangan,” jelasnya.

Tak hanya soal konsumsi, PMI Kota Cilegon juga memperkuat dukungan layanan kesehatan. Mereka berkoordinasi dengan puskesmas setempat yang membuka layanan 24 jam, sekaligus menyiagakan relawan dokter dan perawat serta menyiapkan stok obat-obatan dasar.

“Kalau puskesmas membutuhkan tambahan tim di titik tertentu, kami siap turunkan. PMI sifatnya membantu dan mendukung sesuai kemampuan yang ada,” pungkas Ujang.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan PMI, warga terdampak banjir di Cilegon kini tak hanya bertahan, tetapi merasa dilindungi—membuktikan bahwa di tengah bencana, negara benar-benar hadir di sisi rakyat.

 

Redaksi.

Example 120x600