JURNALKUHP.COM, Lebak – Banten. Dinas Pertanian Lebak Mulai turun ke lokasi gudang milik pak Oten guna menyelidiki dugaan hilangnya mesin pipil jagung yang berlokasi di Desa Pasir Kembang Kecamatan Maja Kabupaten Lebak pada Rabu, 4/9/2024.
Turut hadir ke lokasi Kabid Sarana Prasarana kabupaten Lebak, Kepala BPP Maja, dan PPL.
Dalam kunjungan ke gudang milik pak Oten tidak ditemukan mesin pipil jagung hanya ditemukan sisa – sisa bekas perakitan/ modifikasi mesin yang dirubah dari mesin pipil jagung menjadi mesin giling sorghum.
Kabid Deni menyampaikan pada awak media Jurnal KUHP pada Rabu, (4/9).
” Dalam waktu dekat semoga kasus ini sudah bisa terungkap namun saya sampaikan ke pak H Ade Ating selaku atas nama dari penerima Brigade pinjaman mesin pipil jagung dari Dinas Pertanian Provinsi Banten untuk menanyakan ke pak Oten langsung posisi mesin Pipil, karena secara administrasi kita tahunya pak H Ade Ating.” Ucap Kabid Deni.
Sementara H Ade Ating selaku Ketua Kelompok Tani yang menerima mesin tersebut mengungkapkan pada awak media Jurnal KUHP pada Rabu 4/9/2024.
” Saya akui bahwa saya atas nama saja dalam penerimaan bantuan mesin pipil, tapi saya hanya disuruh oleh Bu Ade dan Pak Oten akhirnya saya bersedia jadi atas nama dalam penerima bantuan mesin Pipil. Karena saya sebagai karyawan pak Oten pada saat itu.” Ucap H Ade Ating.
” Karena saya hanya atas nama saja sedangkan yang menggunakan mesin tersebut adalah pak Oten, memang waktu itu pertanian jagung pak Oten cukup luas di kecamatan Maja ada di beberapa Desa lahan tanaman jagungnya, Desa Padasuka, pasir kembang, Mekarsari, cilayang.”
” Harapan saya untuk masalah ini seharusnya dinas pertanian memanggil Saya dan pak Oten dan saya akan menjelaskan apa adanya supaya masalah ini cepat selesai. Jangan hanya saya aja yang di suruh menemui pak Oten karena terus terang saya menelpon pun gak pernah diangkat.” Ucap Ketua Poktan Mitra Usaha Tani.
Kasus Hilangnya mesin pipil jagung di Desa Padasuka sudah tiga tahun bejalan namun sampai saat ini masih belum terungkap keberadaan bantuan Brigade dari Dinas Pertanian Provinsi Banten tersebut.
Sementara Pihak Kejaksaan Negeri Lebak saat di mintai tanggapan menyampaikan lewat pesan singkat WA
” Terkait permasalahan tersebut dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini Kejaksaan Negeri Lebak belum menerima laporan/ SPDP ( Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) dari Kepolisian perihal Hilang 2 buah mesin pipil jagung, sehingga kami belum bisa memberikan tanggapan atau menindaklanjuti permasalahan tersebut.”
(Ahmad Jajuli)





















