Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosial

Dispora Banten Tidak Sertakan Senam Gymnastics di POPDA 2026, Atlet dan Orang Tua Kecewa

×

Dispora Banten Tidak Sertakan Senam Gymnastics di POPDA 2026, Atlet dan Orang Tua Kecewa

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON,JURNALKUHP.COM– Harapan Imam, orang tua seorang atlet senam gymnastics berprestasi, pupus setelah mendengar keputusan Dispora Provinsi Banten yang mencoret cabang olahraga (cabor) senam gymnastics dari Pekan Olahraga Daerah (POPDA) tahun 2026.

Imam menyampaikan kekecewaannya kepada wartawan. Ia menegaskan bahwa cabor senam gymnastics telah berpengalaman mengikuti ajang tingkat nasional, seperti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) yang digelar di berbagai daerah.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Mengapa di POPDA tahun 2026, cabor senam gymnastics tidak diikutsertakan?” ujar Imam dengan nada kecewa.

Ia juga bercerita tentang perjuangannya sebagai orang tua, yang harus bolak-balik dari Cilegon ke Tangerang setiap hari selama bertahun-tahun demi mendukung putrinya menjadi atlet senam gymnastics.

“Kami berharap Dispora Provinsi Banten bisa mempertimbangkan kembali keputusan ini dan memasukkan cabor senam gymnastics dalam POPDA 2026. Anehnya, cabor panahan dan catur yang sebelumnya tidak dimasukkan kini justru diikutsertakan,” tambah Imam.

Imam menegaskan bahwa cabor senam yang dinaungi Persani Banten telah mencetak atlet-atlet berprestasi yang berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu. Medali-medali tersebut menjadi kebanggaan dan mengharumkan nama Provinsi Banten di kancah olahraga.

Selain itu, Imam juga berharap Dispora dapat lebih memperhatikan fasilitas latihan dan peralatan senam gymnastics agar atlet bisa berlatih dengan optimal.

“Intinya, saya sebagai orang tua atlet senam sangat kecewa dengan keputusan Dispora Provinsi Banten,” tutup Imam dengan nada penuh kecewa.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Sekdis Dispora) Provinsi Banten, Nanang, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa cabor senam tidak akan diikutsertakan pada POPDA 2026. Namun, ia memastikan kemungkinan cabor senam akan kembali diikutsertakan dalam kegiatan lain di masa mendatang.

“Memang benar cabor senam tidak ikut POPDA tahun 2026. Namun, kami akan berupaya memasukkan kembali cabor senam pada kegiatan berikutnya,” jelas Nanang (23/09/25).

EDITOR : Jurnalkuhp.com

Example 120x600