CILEGON,JURNALKUHP.COM – Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah, Kelurahan Lebak Denok justru tampil beda. Dipimpin oleh Lurah Nurcholis, S.E., semangat kerja bersama warga dan kelembagaan kelurahan terus menyala. Julukan “Lurah Gass Poll” pun melekat padanya, dengan visi sederhana: kerja keras, kerja nyata, dan prestasi juara.
Bersama perangkat kelurahan dan lembaga kemasyarakatan (LKK), Nurcholis (16/09/25) berhasil menghidupkan berbagai kegiatan produktif yang berbuah prestasi. Posyantek Harapan Denok, misalnya, bukan hanya rutin berkegiatan seminggu sekali, tetapi kerap 2–3 kali sepekan. Hasilnya nyata: juara 4 Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kota Cilegon dan juara 3 Posyantek Berprestasi tingkat Provinsi Banten.
Di bidang keagamaan, LPTQ Kelurahan Lebak Denok melalui Al-Qur’an Training Center (ATC) sukses melahirkan qori dan qoriah berprestasi yang menjuarai STQ tingkat kecamatan. Sementara itu, PKK Lebak Denok juga menorehkan prestasi membanggakan dengan mewakili Kota Cilegon di ajang lomba tingkat Provinsi Banten.
Julukan “Lurah Gass Poll” bukan sekadar label. Nurcholis dikenal selalu turun langsung ke lapangan, mendampingi kegiatan warga, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. Melalui pendekatan pentahelix—pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media—ia membuktikan keterbatasan anggaran justru melahirkan kreativitas, solidaritas, dan capaian gemilang.
“Bagi kami, kerja itu bukan sekadar kewajiban, tapi pengabdian. Saat kita gass poll bersama warga, insyaAllah prestasi akan menyusul,” ujarnya penuh semangat.
Kini, Kelurahan Lebak Denok semakin dikenal sebagai kelurahan aktif, produktif, dan sarat prestasi—buah dari kepemimpinan yang mampu menggerakkan potensi masyarakat secara maksimal.
REPORTER : Hairullah
EDUTOR : Jurnalkuhp.com

























