SERANG, JURNALKUHP.COM —Peredaran minuman keras (miras) dan menjamurnya tempat hiburan malam (THM) di Kota Serang kian meresahkan warga. Lonjakan ini memicu desakan dari masyarakat agar Pemerintah Kota Serang segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mencabut izin kafe yang beralih fungsi menjadi tempat karaoke berkedok penjualan miras.
Penelusuran tim awak media pada 3 Juli 2025 dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, menemukan indikasi kuat masih banyaknya kafe yang secara terang-terangan menjajakan miras.
Bahkan, disinyalir ada satu kafe yang tidak hanya menjual miras, tetapi juga menyediakan pemandu lagu atau wanita penghibur (LC). Praktik ini jelas-jelas bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang penegakan miras yang berlaku di Kota Serang.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi ini. Peredaran miras dan keberadaan THM yang tidak sesuai peruntukannya semakin marak, meresahkan masyarakat, dan dikhawatirkan merusak moral generasi muda,” ujar (HR)salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Serang, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang, dapat lebih sigap dan responsif dalam menanggapi aduan atau informasi dari masyarakat terkait pelanggaran ini.
“Kami berharap Pemkot Serang dan Satpol PP bisa segera bertindak tegas. Lakukan sidak secara rutin, berikan sanksi yang berat, dan cabut izin usaha bagi kafe-kafe yang terbukti melanggar Perda,” tambah warga lainnya.
Warga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam menjaga ketertiban dan menegakkan aturan demi terciptanya Kota Serang yang aman, tertib, dan religius sesuai dengan visi dan misi daerah.
Peraturan Daerah (Perda) Kota Serang tentang minuman keras (miras) diatur dalam Perda Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat.
Peraturan ini melarang penjualan minuman beralkohol di Kota Serang.
Selain itu, Peraturan Daerah (Perda) juga dapat mengatur sanksi bagi penjual miras tanpa izin.
Penjualan miras tanpa izin juga melanggar Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2011 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol ¹ ².
Harapan masyarakat untuk walikota baru semoga bisa menimalisir kasus peredaran tentang miras ini sehingga kedepan bisa menciptakan kota yang kondusif tentram dan nyaman.
Reporter:Rusli
Editor: Redaksi Biro Serang





















