Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKlarifikasiNasionalPemkot CilegonPolres Cilegon

Wali Kota dan Kapolres Pastikan Tidak Ada Kebocoran Kimia di PT Vopak

×

Wali Kota dan Kapolres Pastikan Tidak Ada Kebocoran Kimia di PT Vopak

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Pemerintah Kota Cilegon bersama jajaran kepolisian memastikan tidak terjadi kebocoran zat kimia di kawasan PT Vopak Indonesia, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol. Kepastian tersebut disampaikan usai Wali Kota Cilegon Robinsar dan Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga meninjau langsung lokasi, Sabtu (31/1/2026).

Peninjauan dilakukan menyusul adanya laporan warga terkait kemunculan asap berwarna kuning-oranye dari area industri. Namun hasil pengecekan di lapangan memastikan kondisi telah terkendali dan tidak ditemukan kebocoran tangki maupun pipa.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Bersama Kapolres dan unsur Forkopimda, kami turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan. Informasi terakhir, kejadian asap sudah tidak terjadi lagi dan situasi saat ini aman,” ujar Robinsar.

Ia menjelaskan, pihak PT Vopak telah melakukan langkah mitigasi sejak awal kejadian. Pemerintah Kota Cilegon pun tetap melakukan tindak lanjut melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan pengecekan kronologi serta pengujian kualitas udara ambien di sekitar lokasi.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Cilegon juga diterjunkan untuk memastikan tidak ada dampak kesehatan yang dialami warga sekitar.

Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan disebabkan oleh kebocoran tangki, pipa, maupun IBC (Intermediate Bulk Container).

“Tidak ada kebocoran. Kejadian ini murni akibat proses reaksi kimia,” tegas Kapolres.

Ia menjelaskan, cairan asam nitrat (HNO₃) dialirkan dengan metode pendorongan menggunakan gas nitrogen dalam rangka pembersihan pipa menuju scrubber. Dalam proses lanjutan, cairan tersebut dialirkan melalui selang dan bercampur dengan base oil atau minyak pelumas di dalam kempu yang tertutup rapat.

“Setelah itu petugas meninggalkan lokasi untuk salat. Saat kembali, kempu terlihat sedikit menggembung. Ketika tutupnya dibuka, barulah keluar gas bercampur asap berwarna oranye,” jelasnya.

Kapolres menekankan bahwa kondisi tersebut bersifat insidentil dan tidak membahayakan karena sistem pengamanan berjalan serta tidak terjadi kebocoran zat berbahaya ke lingkungan.

Wali Kota Cilegon menegaskan, keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah akan memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan dengan baik serta melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami ingin masyarakat tenang. Tidak ada kebocoran, situasi aman, dan semua langkah pengamanan sudah dan terus dilakukan,” pungkas Robinsar.

 

Redaksi.

Example 120x600