Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKriminal

Tragedi Mutilasi Mojokerto Gegerkan Jawa Timur, 65 Potongan Tubuh Tiara Berserakan di Pacet-Cangar

×

Tragedi Mutilasi Mojokerto Gegerkan Jawa Timur, 65 Potongan Tubuh Tiara Berserakan di Pacet-Cangar

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


MOJOKERTO, JURNALKUHP.COM – Kasus mutilasi yang menggegerkan warga Pacet–Cangar, Mojokerto, akhirnya menemukan titik terang. Polisi berhasil menangkap pelaku bernama Alvi Maulana (24), asal Labuhan Batu, Sumatera Utara, yang tak lain adalah kekasih korban, Tiara Angelina Saraswati (25).

Korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tubuhnya dipotong hingga puluhan bagian dan dibuang di semak belukar jalur Pacet–Cangar pada Sabtu (6/9/2025). Identitas korban terungkap melalui hasil identifikasi forensik dan temuan potongan tangan kanan oleh tim K9 Polri.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Fauzy Pratama, membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku kami amankan di kamar kos kawasan Lakarsantri, Surabaya Barat. Saat ini masih dilakukan penyidikan intensif,” ujar Fauzy, Minggu (7/9/2025).

Barang Bukti dan Aksi Pelaku

Dalam penggerebekan, polisi menemukan sejumlah alat yang diduga digunakan pelaku, antara lain pisau dapur, pisau daging, gunting taman, serta palu. Semua barang bukti itu kini diamankan di Polres Mojokerto.

Dari keterangan awal, Alvi menjalankan aksi keji tersebut seorang diri. Motif pembunuhan masih didalami penyidik, termasuk penyebab pasti kematian korban.

Identitas Korban

Tiara Angelina Saraswati lahir di Pacitan, 12 Agustus 2000, dan tercatat sebagai warga Desa Made, Kecamatan Lamongan, Jawa Timur. Ia merupakan lulusan Manajemen Universitas Trunojoyo Madura dan sudah lama tinggal di kos wilayah Surabaya.

Kedua orang tuanya, Setiawan Darmadi dan Evi, telah mengonfirmasi bahwa Tiara adalah korban mutilasi. Keluarga terakhir kali berkomunikasi dengan Tiara dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga kabar duka ini membuat mereka terpukul.

Kronologi Penemuan Potongan Tubuh

Potongan kaki korban pertama kali ditemukan warga bernama Suliswanto (30), saat mencari rumput di tepi jurang Jalan Raya Pacet–Cangar. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pacet.

Sepekan sebelumnya, saksi sempat melihat potongan kecil daging yang dikira berasal dari hewan liar. Namun, setelah penemuan kaki manusia, dugaan mutilasi semakin kuat.

Polisi yang melakukan olah TKP dengan bantuan anjing pelacak menemukan total 65 potongan tubuh yang terdiri dari jaringan daging, kaki kiri, dan pergelangan tangan kanan. Seluruh bagian tubuh korban kini dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Porong, Sidoarjo, untuk keperluan forensik.

Suasana di Rumah Korban

Pantauan JURNALKUHP.COM di rumah keluarga korban di Desa Made, Lamongan, suasana tampak tertutup. Hanya adik korban yang berada di rumah, sementara orang tuanya pergi sejak pagi hari.

Ketua RT setempat, Sukirno, mengaku kaget mendengar kabar duka itu. Menurutnya, keluarga korban dikenal aktif dan baik di lingkungan. “Kalau korban, saya tahunya di Surabaya, sudah jarang pulang,” ujarnya.

Polisi Dalami Motif

Hingga kini, polisi masih mendalami motif pelaku. Fakta bahwa keduanya telah menjalin hubungan asmara sejak kuliah menambah rumitnya kasus ini. Penyidik memastikan akan terus melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku untuk mengungkap alasan di balik aksi mutilasi tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena modus mutilasi yang sangat sadis, sekaligus mengingatkan pentingnya kewaspadaan dalam lingkup hubungan pribadi.

Red.

Example 120x600