CILEGON, JURNALKUHP.COM —
Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat sekolah dasar di Kota Cilegon pada Kamis (02/10/2025) mendapat perhatian khusus dari tim monitoring Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud).

Tim monitoring hadir langsung ke empat sekolah, yaitu SD Juara, SDN Kedaleman 2, SDN Krotek, dan SDN Kebon Dalem. Kehadiran mereka bertujuan memastikan pelaksanaan ANBK berjalan sesuai standar dan memberi pendampingan teknis kepada sekolah.
Asesmen yang dilaksanakan meliputi literasi membaca, numerasi, survei karakter siswa, serta survei lingkungan belajar. Dalam kegiatan ini, siswa kelas V menjadi peserta utama dengan jumlah 30 orang dari tiap sekolah yang mewakili.
Ditemui Redaksi Jurnal KUHP pada Jumat (03/10/2025), Drg. Rully Kusumawardhany selaku perwakilan Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa ANBK bukanlah ujian untuk menentukan kelulusan siswa, melainkan evaluasi mutu pendidikan di sekolah.
“ANBK ini berfungsi sebagai tolok ukur. Data yang diperoleh akan menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari sisi guru, siswa, maupun lingkungan sekolah,” ujarnya.


Dindikbud berharap melalui asesmen nasional, setiap sekolah dapat lebih memahami kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran, sehingga langkah perbaikan bisa dilakukan secara berkelanjutan.
Redaksi.





















