Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosial

Tanggapan Kesejahteraan rakyat (kesra) Kota Cilegon terkait keluhan program beasiswa

×

Tanggapan Kesejahteraan rakyat (kesra) Kota Cilegon terkait keluhan program beasiswa

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON,JURNALKUHP.COM– Orang tua mahasiswa di Cilegon, yang enggan disebutkan namanya (UN), menyuarakan keluhan terkait program beasiswa pemerintah kota yang kerap mengalami keterlambatan dalam pencairan dana.

Menanggapi hal ini, pihak Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Cilegon memberikan penjelasan pada Kamis melalui Ali sebagai salah satu staff (27/06/25) kendala utama dalam pencairan dana beasiswa adalah proses perpindahan data dan dokumen dari Dinas Pendidikan ke bagian Kesra.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Proses pemindahan itu kan harus lengkap baik itu data maupun dokumen, nah ini yang menjadi problem kita,” jelasnya.

Setelah data diterima, tim Kesra harus melakukan verifikasi ulang berdasarkan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa.

Lebih lanjut, Ali juga menjelaskan adanya perubahan mendasar dalam pedoman pemberian bantuan biaya pendidikan masyarakat, sesuai dengan amanat Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 22 Tahun 2021.

Perubahan ini mencakup peningkatan nilai beasiswa. Jika sebelumnya beasiswa hanya sebesar 3 juta rupiah, kini ada peningkatan nilai.
Secara konsep, program beasiswa juga mengalami perubahan signifikan.

“Kalau dulu beasiswa itu kan terbuka untuk semua program studi dan perguruan tinggi, dan jumlahnya cukup banyak juga. Karena waktu itu memang sasarannya adalah peningkatan nilai IPM, jadi sasarannya sampai 4.000 mahasiswa dalam satu periode,” terang Ali sebaai perwakilan Kesra.

Namun, dengan Perwal baru, fokus beasiswa kini diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja di Kota Cilegon.

Program beasiswa saat ini bermitra dengan 10 perguruan tinggi ternama, perguruan tinggi lokal, dan perguruan tinggi Kementerian/Lembaga.

“Tentunya itu semua juga kita melakukan survei juga kepada industri mengenai kira-kira seperti apa sih yang dibutuhkan,” tambahnya.

Tujuannya adalah menyelaraskan program studi dengan kebutuhan tenaga kerja.
Beasiswa ini juga tidak bisa berdiri sendiri dan akan melibatkan pihak industri dalam pelaksanaannya.

Data per tahun 2025 menunjukkan bahwa dari total 3.946 penerima beasiswa sejak 2021 hingga 2024 (informasi awal dari Dinas Pendidikan), kini berdasarkan hasil verifikasi, jumlah mahasiswa yang masih aktif menerima beasiswa adalah 3.514 orang.

Untuk pencairan selanjutnya, total permohonan dana yang diajukan mencapai 10 miliar 14 juta 613 ribu rupiah.

Di akhir penjelasan pihak kesra menyatakan sejauh ini belum ada wali mahasiswa yang hadir ke kantor namun ada saja wali mahasiswa/i yang mengkonfirmasikan ke telatan pencairan dana program beasiswa via telfon.

Mengenai pertanyaan kapan dana akan cair, pihak Kesra menyatakan, “Ini kan ya sebenarnya kita juga berusaha untuk semaksimal mungkin karena memang kemarin masyarakat dibantu dengan adanya beasiswa ini.

“Mereka berkomitmen untuk mempercepat proses pencairan demi membantu masyarakat Cilegon.

REPORTER : Bagus ramadhan
EDITOR : Jurnal kuhp kota cilegon

Example 120x600