LEBAK, JURNALKUHP. COM-Pertambangan batubara ilegal di Lebak, Banten, merupakan isu lingkungan dan hukum yang sangat serius dan perlu mendapat perhatian dari pihak pemerintah Kabupaten Lebak.
Tim Awak Media Jurnal KUHP pada Rabu,) 8/10/2025 berkunjung ke wilayah Desa Bayah kacmatan Bayah , terlihat banyak tambang batubara Ilegal.salatu karyawan penambang mengatakan beberpa tambang tersebut milik.Oco.yang bereproduksi saat ini cuma satu lobang.ucap salahsatu kariyawan
Persoalan ini akan berdampak pada Lingkungan yang ditimbulkannya yaitu, akan terjadi Kerusakan ekosistem hutan dan habitat satwa akan punah dan terganggu, Akan Terjadi Pencemaran air sungai dan sumber air, Perubahan iklim lokal dan global, serta Kerusakan tanah dan erosi.
Yang lebih ironis pertambangan batubara Ilegal itu sudah berjalan beberapa tahun dan sudah beberapa lobang ini diduga ada pembiaran dari dinas-dinas terkait sehingga tambang batu bara ilega itu terlihat bebas
Selain kerusakan lingkungan juga akan berdampak pada persoalan Sosial yaitu Masyarakat Akan Kehilangan sumber mata pencaharian, dan Akan terjadi Konflik dengan masyarakat lokal, kemudian Pengaruh yang negatif terhadap kesehatan masyarakat.
Ade Cobra ketua Paralegal winata Law firm menyoroti dampak kerusakan lingkungan dan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh penambang ilegal di wilayah Bayah Ia meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten Lebak untuk menertibkan tambang ilegal dan menjatuhkan sangsi pidana.
Karena melanggar Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup selain itu melanggar Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara, Juga Peraturan Pemerintah No. 78 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Pertambangan.
Disatu sisi pertambangan batubara bara ilegal menjadi sumber penghasilan ekonomi warga namun dampak yang ditimbulkannya akan jauh lebih Besar,
Kegiatan penambang iLegal ini akan terus di pantaiu oleh media JURNALKUHP COM dan Aktifis, sampe pihak pemerintah membrikan sansi terhada tambang ilegal tersebut
Reporter. : surna/Azis
Editor : Redaksi biro kb Lebak























