CILEGON, JURNALKUHP.COM – Suasana haru dan syukur menyelimuti halaman Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Selasa (22/7/2025). Ratusan anak yatim dari berbagai penjuru Cibeber berkumpul untuk menerima uluran tangan penuh kepedulian dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon.
Penyaluran santunan ini menjadi bagian dari rangkaian program kemanusiaan BAZNAS Cilegon yang hingga saat ini telah menjangkau enam kecamatan. Di Cibeber sendiri, sebanyak 192 anak yatim dari enam kelurahan—Bulakan, Cibeber, Cikerai, Kali Timbang, Karang Asem, dan Kedaleman—menerima bantuan langsung berupa uang tunai yang bersumber dari zakat para muzaki (pemberi zakat).


Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Bambang Widyatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan wujud tanggung jawab sosial dan spiritual kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, ini adalah penyaluran santunan yang ke-enam kalinya. Artinya sudah enam kecamatan kami sambangi. Kami ingin zakat ini tepat sasaran, langsung menyentuh anak-anak yatim yang memang sangat membutuhkan,” tutur Bambang dengan nada tulus.


Tak hanya menyalurkan, BAZNAS juga memastikan bahwa proses pendistribusian dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan transparansi. Total dana yang digelontorkan dalam penyaluran kali ini mencapai Rp96 juta.


Bambang menambahkan, ke depan BAZNAS Kota Cilegon akan memperluas jangkauan program. Tak hanya untuk anak-anak yatim, tetapi juga untuk para pemandi jenazah—pekerjaan mulia yang sering luput dari perhatian—serta bantuan biaya hidup bagi para lansia mustahik di seluruh Kota Cilegon.
“Mereka yang memandikan jenazah, para lansia yang hidup sebatang kara—mereka adalah pejuang kehidupan yang harus kita rangkul. Kami akan hadir untuk mereka,” imbuhnya.
Kegiatan di Kedaleman ini turut melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cilegon sebagai bentuk kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat solidaritas sosial.
BAZNAS Cilegon terus berupaya menjaga amanah umat. Di balik angka dan data, terdapat senyum-senyum kecil anak yatim yang kembali ceria dan para lansia yang bisa bernapas lebih lega. Di sinilah sejatinya makna zakat: menghubungkan rezeki dengan keberkahan, dan menyatukan kepedulian dalam tindakan nyata.
Editor: Redaksi Jurnal KUHP.




















