CILEGON, JURNALKUHP.COM – Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28, SMK Negeri 1 Cilegon resmi menerapkan sistem baru dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Sistem yang diberi nama “Satu Jalur” ini dilengkapi dengan tahapan pra pendaftaran yang wajib diikuti seluruh calon peserta didik, sesuai instruksi Gubernur Banten.
Kepala SMK Negeri 1 Cilegon, Widodo, mengatakan penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas seleksi dan transparansi penerimaan siswa baru.
“Dengan usia 28 tahun, semoga SMK Negeri 1 Cilegon benar-benar bisa menciptakan generasi penerus yang berkualitas dan memiliki skill yang bisa dibanggakan untuk masa depannya,” ujar Widodo saat ditemui di sela perayaan HUT sekolah.

Ia menjelaskan, dalam sistem baru ini seluruh calon siswa diwajibkan mengikuti tahapan pra pendaftaran sebelum masuk ke proses seleksi utama. Tahapan ini mencakup penginputan data pribadi, nilai rapor, akta kelahiran, hingga unggahan foto geotag melalui sistem digital yang telah disiapkan.
“Setelah akun calon siswa terverifikasi, mereka tinggal menunggu hasil verifikasi untuk selanjutnya mengikuti tahapan tes. Ada tiga komponen utama yang menjadi dasar penilaian, yakni data pra pendaftaran, nilai rapor, dan hasil tes. Ketiganya akan digabungkan menjadi nilai akhir,” jelasnya.

Widodo menegaskan, tanpa mengikuti tahapan pra pendaftaran, calon siswa tidak dapat melanjutkan ke proses seleksi berikutnya.
Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Negeri 1 Cilegon membuka kuota sebanyak 18 rombongan belajar atau sekitar 648 siswa baru. Kuota ini diharapkan mampu menjaring peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri.
Menurut Widodo, lulusan sekolah tersebut selama ini telah banyak terserap di dunia kerja, baik di wilayah Cilegon maupun di luar daerah. Hal ini menjadi indikator bahwa kompetensi yang dibangun di sekolah tersebut selaras dengan kebutuhan industri.
“Lulusan kami sudah banyak yang diterima di industri. Ini bukti bahwa skill anak-anak kami diakui dunia kerja,” katanya.
Ia pun mengajak para orang tua yang anaknya baru lulus SMP untuk mempertimbangkan SMK Negeri 1 Cilegon sebagai pilihan pendidikan lanjutan.
“Di sini anak tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga keterampilan yang bisa langsung digunakan untuk bekerja atau berwirausaha,” tambahnya.
Pada momen HUT ke-28 ini, Widodo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam perkembangan sekolah.
“Terima kasih kepada seluruh siswa, dewan guru, staf, dan semua pihak yang telah terlibat. Semoga SMK Negeri 1 semakin sukses dan semakin berkualitas,” tutupnya.
Perayaan HUT ke-28 SMK Negeri 1 Cilegon berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari potong tumpeng, penampilan seni siswa, hingga pameran karya dari setiap jurusan sebagai wujud nyata kompetensi yang dimiliki peserta didik.
Reporter: Shinta Berlian























