
LEBAK, JURNALKUHP.COM – Ruas jalan Cipanas – Citorek menuju kawasan wisata Negeri di Atas Awan di Kabupaten Lebak Provinsi Banten terputus akibat tanah longsor sepanjang 150 meter.
Kapolres Lebak AKBP Suyono, S.I.K melalui Kapolsek Sobang IPTU Rusnaka mengatakan, pihaknya memerintahkan personil untuk melakukan pengecekan TKP terjadinya jalan amblas yang terdampak akibat hujan lebat di wilayah hukum Polsek Sobang.
“Ya benar Anggota Polsek Sobang saya perintahkan untuk langsung cek TKP bersama saya selaku Kapolsek agar siaga di lokasi serta mengecek jalur jalan Beton yang amblas akibat hujan deras,” kata Kapolsek Sobang, IPTU Rusnaka.
Kapolsek Sobang IPTU Rusnaka menjelaskan bahwa telah terjadi bencana alam tanah longsor yang mengakibatkan jalan beton Provinsi Banten Amblas ke bawah jurang setinggi 30 meter akibat hujan yang cukup deras, pada Kamis 5 Desember 2024 diperkirakan kejadian sekira pukul 11.00 WIB tepatnya di Jln. Cimerak areal kehutanan di Kampung Cikuning Desa Sukamaju Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak, Banten.

“Jalan beton Provinsi Banten tersebut adalah akses menuju Desa Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak wilayah perbatasan, dengan kejadian tersebut kami selaku Kapolsek Sobang memerintahkan anggota Polsek Sobang untuk mengamankan jalur akses menuju Desa Citorek dengan mengambil jalur alternatif dan di arahkan dari pertigaan belok kanan berlokasi simpang toko Indomaret yang dari arah Rangkasbitung Kabupaten Lebak dan dari jalur Bogor lokasi tersebut adalah akses masuk ke pemukiman warga memasuki jalur jalan di Desa Ciparasi dan Desa Sukamaju Kecamatan Sobang Kabupaten Lebak,” sambungnya.
Hasil Penyelidikan pihak Kepolisian Polsek Sobang dilokasi TKP tidak ada korban jiwa ataupun korban luka.
Sampai berita ini diturunkan situasi masih dalam evakuasi Tidak dapat di lintasi kendaraan R2 dan R4 dan selanjutnya akan di perbaiki oleh dinas pemerintah provinsi Banten untuk situasi dan kondisi saat ini tetap masih dalam pemantauan pihak Kepolisian dan Instansi terkait dikhawatirkan akan ada curah hujan susulan kembali dan untuk antisipasi.
Reporter: Odih Kodari
Editor: Ahmad Jajuli






















