Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaNasionalPendidikan

Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,61 Triliun untuk KJP Plus Tahap II, 707 Ribu Siswa Jadi Penerima

×

Pemprov DKI Gelontorkan Rp1,61 Triliun untuk KJP Plus Tahap II, 707 Ribu Siswa Jadi Penerima

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JAKARTA, JURNALKUHP.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran mencapai Rp1,61 triliun.

Program tersebut diberikan kepada 707.513 peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat, termasuk Madrasah, Sekolah Luar Biasa (SLB), serta Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, dirinya telah menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 805 Tahun 2025 terkait besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan tahap kedua.

“Kemarin saya sudah menandatangani KJP Plus tahap II sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 805 Tahun 2025 tentang besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan tahap ke-2 tahun anggaran 2025,” ujar Pramono di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025).

Ia menambahkan, dana KJP Plus akan disalurkan langsung melalui rekening penerima yang dapat dicairkan menggunakan ATM.

Rincian Penerima KJP Plus Tahap II 2025:

  • SD/MI: 337.514 peserta – Rp543 miliar
  • SMP/MTs: 191.000 peserta – Rp415 miliar
  • SMA/MA: 60.000 peserta – Rp211 miliar
  • SMK: 112.000 peserta – Rp436 miliar
  • SLB: 281 peserta – Rp6,33 miliar
  • SKB (Sanggar Kegiatan Belajar): 2.692 peserta – Rp4,84 miliar

Jika dibandingkan dengan tahap I, jumlah penerima kali ini sedikit berkurang. Pada tahap pertama, jumlah penerima tercatat sebanyak 707.622 siswa, sementara di tahap kedua hanya 707.513 siswa.

Pramono menjelaskan, perbedaan jumlah ini disebabkan oleh adanya penerima lama yang sudah lulus sekolah.

“Perbedaan tahap 1 dan 2 ini disebabkan karena 85.465 penerima existing atau sebelumnya sudah lulus SLTA. Sedangkan penerima baru yang memenuhi kriteria berjumlah 85.356, sehingga ada selisih 109 peserta,” jelasnya.

 

Dengan anggaran jumbo tersebut, Pemprov DKI menegaskan komitmennya dalam memastikan akses pendidikan yang merata bagi warga Jakarta, sekaligus mendukung keberlanjutan program KJP Plus yang sudah berjalan selama beberapa tahun terakhir.

Redaksi.

Example 120x600