Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKorupsiPemerintah

OTT Camat dan 20 Kepala Desa di Lahat, Kejari Lahat Sita Puluhan Juta Diduga Hasil Pungli

×

OTT Camat dan 20 Kepala Desa di Lahat, Kejari Lahat Sita Puluhan Juta Diduga Hasil Pungli

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LAHAT, JURNALKUHP.COM – Suasana Kantor Kecamatan Pagar Gunung, Kabupaten Lahat, mendadak berubah tegang pada Kamis (24/7/2025) sore. Tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat diduga melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan mengamankan Camat Pagar Gunung berinisial EH, beserta 20 kepala desa dari wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, OTT tersebut berlangsung saat para kepala desa tengah mengikuti rapat di kantor camat. Dalam operasi tersebut, tim penyidik juga dikabarkan menyita barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp60 juta, yang diduga berasal dari praktik pungutan liar (pungli).

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dana tersebut disebut-sebut dikumpulkan secara kolektif dari desa-desa di wilayah Kecamatan Pagar Gunung. Uang itu diduga diminta oleh camat kepada para kepala desa dengan berbagai dalih administratif.

Seluruh pihak yang terjaring dalam OTT langsung digelandang ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) di Palembang pada sekitar pukul 18.00 WIB, guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

Dari informasi yang beredar, berikut adalah daftar 20 desa yang kepala desanya turut diamankan:

  • Air Lingkar
  • Bandung Agung
  • Batu Rusa
  • Danau
  • Germidar Ilir
  • Germidar Ulu
  • Karang Agung
  • Kedaton
  • Kupang
  • Lesung Batu
  • Merindu
  • Muara Dua
  • Padang Pagun
  • Pagar Gunung
  • Pagar Alam
  • Penantian
  • Rimba Sujud
  • Sawah Darat
  • Siring Agung
  • Tanjung Agung

Hingga Kamis malam, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kejari Lahat maupun Kejati Sumsel terkait status hukum para pihak yang diamankan.

Peristiwa ini mengejutkan publik Kabupaten Lahat, mengingat ini merupakan kali pertama dalam sejarah, seluruh kepala desa dari satu kecamatan diamankan secara bersamaan dalam dugaan kasus korupsi.

Sejumlah kalangan masyarakat menyatakan keprihatinannya atas dugaan praktik kolutif yang terjadi secara kolektif di lingkup pemerintahan desa. Warga berharap penegakan hukum dapat dilakukan secara transparan dan tuntas.

JURNALKUHP.COM telah mencoba menghubungi pihak Kejari Lahat untuk konfirmasi lebih lanjut. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi terkait detail operasi, barang bukti, maupun status para pihak yang diamankan.

Proses pemeriksaan intensif saat ini dilimpahkan ke Kejati Sumsel. Sementara itu, aparat keamanan masih berjaga di sekitar kantor kecamatan dan rumah dinas camat guna mengantisipasi kemungkinan reaksi dari masyarakat maupun keluarga para kepala desa.

JURNALKUHP.COM akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menghadirkan informasi terkini secara faktual dan berimbang.


Penulis: Tim Redaksi | Editor: Jurnal KUHP

Berita ini telah melalui proses verifikasi awal dan tetap akan diperbarui sesuai dengan perkembangan fakta lapangan.

Example 120x600