Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaKriminalLaporan KhususLaporan Warga

Ketegangan di Kota Cilegon, Delapan Orang Datangi Rumah Lurah dan Picu Amukan Warga

×

Ketegangan di Kota Cilegon, Delapan Orang Datangi Rumah Lurah dan Picu Amukan Warga

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Sebuah insiden terkait dugaan upaya penarikan kendaraan oleh sekelompok orang dari luar daerah terjadi di lingkungan Kelurahan Mesigit, Kota Cilegon, Rabu (19/11/2025). Peristiwa tersebut disampaikan oleh Sohari, Ketua Pemburu Matel, kepada Redaksi Jurnal KUHP.

Menurut Sohari, beberapa orang datang ke rumah keluarga Lurah Mesigit, Mulyadi, untuk mengambil satu unit mobil yang berada di lokasi tersebut. Saat kejadian, Lurah Mulyadi dikabarkan sedang menjalani perawatan medis sehingga tidak berada di rumah.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Ada sekelompok orang dari luar daerah datang dan mencoba menarik mobil di rumah keluarga Lurah. Kami mendapat laporan, lalu saya datang untuk memastikan situasi aman. Mobil berhasil diamankan dan tidak dibawa,” ujar Sohari memberikan keterangan.

@jurnalkuhp.com

Ketegangan di Kota Cilegon, Delapan Orang Datangi Rumah Lurah dan Picu Amukan Warga CILEGON, JURNALKUHP.COM — Sebuah insiden terkait dugaan upaya penarikan kendaraan oleh sekelompok orang dari luar daerah terjadi di lingkungan Kelurahan Mesigit, Kota Cilegon, Rabu (19/11/2025). Peristiwa tersebut disampaikan oleh Sohari, Ketua Pemburu Matel, kepada Redaksi Jurnal KUHP. @PEMKOT CILEGON @ROBINSAR JUARE @fajarhadiprabowo

♬ Breaking News – Syafeea library

Ia menegaskan bahwa pihaknya turun setelah dimintai bantuan oleh keluarga, namun menyatakan bahwa seluruh penanganan tetap diserahkan kepada aparat penegak hukum.

“Kami hanya membantu meredakan situasi agar tidak terjadi keributan. Untuk urusan hukum, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Jurnal KUHP masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian mengenai:

  • identitas pihak yang melakukan penarikan,
  • legalitas tindakan tersebut,
  • serta apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa itu.

 

Upaya konfirmasi kepada pihak keluarga Lurah Mulyadi juga sedang dilakukan untuk mendapatkan informasi tambahan terkait kondisi dan kejadian yang berlangsung.

Redaksi.

Example 120x600