CILEGON, JURNALKUHP.COM – Menanggapi temuan ratusan situs resmi Pemerintah Kota Cilegon yang diretas dan disalahgunakan sebagai media promosi judi online, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Cilegon langsung mengambil langkah cepat dan terukur. Dalam wawancara eksklusif bersama JURNALKUHP.COM pada Jumat (09/05/2025), Kepala Dinas Kominfo Cilegon, Agus Zulkarnain, S.STP., M.Si., menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam menanggulangi insiden keamanan siber tersebut.
“Kami tidak tinggal diam. Begitu mendapatkan laporan awal, saya langsung menginstruksikan tim Data Science dan Data Security kami untuk melakukan identifikasi menyeluruh, sekaligus perawatan dan maintenance terhadap seluruh sistem server,” ujar Agus.
Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas laporan investigasi yang mengungkap adanya ratusan situs pemerintahan yang disusupi. Situs-situs tersebut diduga telah diretas dan dijadikan sarana penyebaran tautan judi online oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Menurut Agus, pihaknya telah memetakan seluruh domain yang berpotensi terdampak dan mulai melakukan audit sistem keamanan digital. Dalam waktu dekat, Kominfo Cilegon juga akan bekerja sama dengan pakar keamanan siber untuk memastikan sistem yang ada kembali bersih dan aman.
“Tim kami bergerak 24 jam. Fokus kami saat ini adalah memulihkan sistem, menutup semua celah keamanan, serta membangun sistem monitoring yang lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Agus juga mengakui bahwa teknik Google Dorking, meski tergolong sederhana, telah menjadi ancaman serius jika tidak ditangani dengan peningkatan keamanan dasar website pemerintah. “Ini adalah pelajaran penting. Kami menjadikan ini sebagai momen pembenahan besar-besaran infrastruktur digital Pemkot Cilegon,” lanjutnya.
Selain itu, Agus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian ini dan menegaskan bahwa keterlambatan respons sebelumnya bukan karena pembiaran, tetapi karena proses validasi teknis internal yang harus dilalui sebelum memberikan pernyataan resmi ke publik.
“Saya menghargai kerja jurnalistik yang dilakukan JURNALKUHP.COM. Ini menjadi sinyal penting bagi kami untuk lebih terbuka dan responsif ke depan. Terima kasih juga kepada pihak yang telah memberikan informasi secara konstruktif,” ucapnya.
Agus juga memastikan bahwa dalam dua pekan ke depan, seluruh situs yang terdampak akan dipulihkan secara bertahap, dan sistem pertahanan digital baru akan mulai diimplementasikan. Kominfo Cilegon juga tengah menyiapkan SOP tanggap insiden siber serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan keamanan siber intensif.
Dengan langkah sigap dan strategis ini, Pemerintah Kota Cilegon berharap dapat memulihkan kepercayaan publik serta memperkuat ketahanan digital daerah di era keterbukaan informasi.
Redaksi: JURNALKUHP.COM





















