Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Advokasi & PersidanganBeritaKejaksaan Agung RIKEJAKSAAN TINGGI NEGERIKorupsiLaporan KhususLaporan PidanaNasional

Kejati Sumsel Geledah Dua Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Lalu Lintas Pelayaran Sungai Lalan, Sita Uang Ratusan Juta hingga Motor Mewah

×

Kejati Sumsel Geledah Dua Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Lalu Lintas Pelayaran Sungai Lalan, Sita Uang Ratusan Juta hingga Motor Mewah

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


PALEMBANG, JURNALKUHP.COM — Tim Penyidik pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda di Kota Palembang dalam rangka menindaklanjuti penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada lalu lintas pelayaran di wilayah perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, untuk periode 2019 hingga 2025.

Penggeledahan tersebut dilaksanakan pada Selasa (7/4/2026) berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejati Sumsel yang diterbitkan pada tanggal yang sama, sebagai bagian dari pengembangan perkara yang sebelumnya telah dirilis kepada publik.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dua lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan yakni rumah saksi berinisial YK yang beralamat di Jalan Rawa Sari, Gang Masjid, Lorong Al-Ikhlas, Kelurahan 20 Ilir D.II, Kecamatan Kemuning, serta mess milik saksi berinisial B yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang.

Dari hasil penggeledahan tersebut, tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti yang disita meliputi empat unit telepon genggam, satu unit iPad, emas seberat kurang lebih 275 gram, uang tunai sebesar Rp367.000.000, serta satu unit sepeda motor merek Harley-Davidson. Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah dokumen penting yang dinilai relevan dengan proses penyidikan.

Kejati Sumsel menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan penggeledahan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya hambatan berarti di lapangan.

Penyidikan perkara ini sendiri berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan lalu lintas pelayaran di wilayah Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, yang diduga berlangsung dalam kurun waktu cukup panjang, yakni sejak tahun 2019 hingga 2025.

Hingga saat ini, pihak Kejati Sumsel masih terus mendalami keterlibatan pihak-pihak terkait serta menelusuri aliran dana dalam perkara tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kepada publik seiring dengan proses penyidikan yang berjalan. (Zain/red).

Example 120x600