GRESIK, JURNALKUHP.COM – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di wilayah Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Kamis pagi (10/4). Sebuah minibus jenis Panther yang membawa rombongan umrah dari Tuban mengalami kecelakaan adu banteng dengan sebuah bus pariwisata Rajawali Indah. Peristiwa ini mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, termasuk anak-anak.
Kecelakaan diduga terjadi akibat mobil Panther yang mengalami selip di jalan, sehingga kehilangan kendali dan menabrak bus dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan dan menyebabkan kerusakan parah pada kedua kendaraan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Aswoko, mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang mobil Panther, yang berjumlah tujuh orang, termasuk seorang anak, dinyatakan meninggal dunia. Empat korban tewas di tempat kejadian, sementara tiga lainnya meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina Lamongan.

“Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat kendaraan Panther mengalami selip. Seluruh penumpangnya meninggal dunia, termasuk anak-anak. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Ipda Aswoko.
Petugas kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memastikan kondisi kendaraan layak jalan sebelum bepergian, terlebih dalam perjalanan jarak jauh atau dalam rangka ibadah.
Reporter: Agus Sukamto
Editor: Mas’ud Hakim, SH, MH.
.Redaksi Jurnal KUHP























