CILEGON, JURNALKUHP.COM – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pemerintah Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan menggelar kegiatan tradisi “bacakan munggahan” sebagai momentum kebersamaan dan rasa syukur menjelang ibadah puasa.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Lurah Kelurahan Kubangsari, Siti Badiah, S.IP., M.M. dalam wawancara pada Rabu (18/02/2025). Ia menjelaskan bahwa munggahan bukan sekadar tradisi makan bersama, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan sekaligus menyambut Ramadan dengan hati yang gembira.
Menurutnya, tradisi munggahan yang identik dengan kebersamaan dan santap bersama telah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat dalam menyongsong bulan suci. Namun lebih dari itu, kegiatan tersebut dimaknai sebagai wujud sukacita, silaturahmi, dan kebersamaan sosial.
“Munggahan itu momen kita menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh suka cita, kebersamaan, dan kegembiraan. Makan bersama hanya salah satu bentuk kebersamaannya,” ujar Siti Badiah.
Ia menegaskan bahwa suasana bahagia menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Masyarakat diajak untuk menanggalkan sejenak persoalan hidup dan menikmati kebersamaan dengan penuh rasa syukur.
“Kalau menikmati makanan harus dengan perasaan bahagia. Jangan membawa masalah, kita happy saja,” katanya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kebersamaan tidak berhenti pada munggahan saja, tetapi terus berlanjut sepanjang Ramadan. Terkait kemungkinan kegiatan buka puasa bersama masyarakat, pihak kelurahan masih melihat situasi ke depan.
“Insyaallah, semoga diberi umur panjang, sehat, bahagia, dan rezeki yang melimpah. Untuk kegiatan ke depan, kita lihat nanti,” ujarnya.
Melalui kegiatan bacakan munggahan ini, kelurahan Kubangsari berharap nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kebahagiaan masyarakat semakin kuat, sekaligus menjadi awal yang baik dalam menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh syukur.
Redaksi.























