JAKARTA, JURNALKUHP.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri 1446 H sebagai momentum memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Menurutnya, hari raya ini menghadirkan kehangatan kebersamaan yang harus dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan.
“Setelah satu bulan penuh menahan diri, melawan hawa nafsu, dan menebar kebaikan, kini gema takbir berkumandang sebagai pertanda hari kemenangan telah tiba,” ujar Kapolri, Minggu (30/3/25).
Lebaran, lanjut Jenderal Sigit, bukan hanya tentang kembali ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga, tetapi juga saat yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai keikhlasan dan kebersamaan.
“Semoga kehangatan Idul Fitri dapat membersihkan segala kesalahan dan dosa, serta menuntun kita kembali kepada kesucian,” imbuhnya.
Meski kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Kapolri memastikan bahwa seluruh personel tetap menjalankan tugasnya dengan dedikasi tinggi demi kelancaran dan kenyamanan masyarakat.
“Atas nama keluarga besar Polri dan Bhayangkari, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Mari jadikan Idul Fitri sebagai momentum kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Salam Presisi,” tutup Jenderal Sigit.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa 1 Syawal 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025, berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar pada Sabtu (29/3/25).
(Redaksi Jurnal KUHP).























