SERANG, JURNALKUHP.COM – Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga mendampingi Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dalam kegiatan GROUNDBREAKING Revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi (JMPP) yang menghubungkan Kampung Cidohok, Desa Grogol Indah dengan Kampung Cipaas, Desa Bunihara, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang digelar Polda Banten bersama Polres Cilegon tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah serta gerakan Indonesia ASRI, sekaligus disertai sosialisasi layanan Call Center 110 kepada masyarakat.
Antusiasme warga tampak tinggi sejak awal acara. Kehadiran jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah daerah dinilai membawa harapan baru bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi warga di wilayah pedesaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Banten yang diwakili ASDA II Budi Santoso, Danlanal Banten yang diwakili Pasi Ops, Bupati Serang yang diwakili Kadis PUPR, Dandim 0623/Cilegon yang diwakili Danramil Anyar, Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, Kabag Ops Polres Cilegon AKP Chairul Anam, Kasi Propam Polres Cilegon AKP Heri Susanto, Kasie Humas Polres Cilegon AKP Sigit Dermawan serta unsur Muspika Anyar.
Dalam sambutannya, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolda Banten beserta seluruh tamu undangan dalam pelaksanaan revitalisasi JMPP di Kampung Cidohok.
Menurut Martua Silitonga, pembangunan dan revitalisasi jembatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah hukum Polres Cilegon.
“Ini merupakan wujud Polri, khususnya Polda Banten dalam mendukung program pemerintah, percepatan pembangunan infrastruktur, serta fasilitas pelayanan kepada masyarakat. Program ini diinisiasi langsung oleh Bapak Kapolda Banten Irjen Pol Hengki yang selama ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pembangunan untuk masyarakat,” ujar Martua.
Kapolres juga menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap kegiatan pembangunan strategis maupun aktivitas masyarakat agar berjalan aman dan lancar.
“Revitalisasi jembatan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kelayakan infrastruktur agar dapat digunakan secara berkelanjutan, sekaligus memperlancar arus mobilitas masyarakat. Kami dari Polres Cilegon bersama instansi terkait melaksanakan pengamanan secara maksimal sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” tambahnya.
Revitalisasi JMPP tersebut memiliki panjang sekitar 40 meter dengan lebar 1,5 meter. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan pejabat terkait, penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat, penyerahan perlengkapan kerja kepada personel revitalisasi jembatan hingga peninjauan langsung lokasi pembangunan.
Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa program JMPP merupakan bagian dari gerakan sosial dan pembangunan yang terus dilakukan Polda Banten di berbagai wilayah.
“Kegiatan ini merupakan salah satu dari sekian JMPP yang telah dilaksanakan dan menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap pembangunan infrastruktur serta kelestarian lingkungan,” kata Hengki.
Dalam sambutannya yang diselingi pantun, Kapolda berhasil menghidupkan suasana dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat.
“Mentari pagi bersinar ceria,” ucap Kapolda yang langsung disambut warga dengan teriakan, “Cakeeep!”
“Mengiringi langkah penuh harapan. Jembatan dibangun untuk masyarakat sejahtera, menjadi penghubung kemajuan dan masa depan kita semua,” lanjutnya yang kembali disambut tepuk tangan warga.

Irjen Pol Hengki menjelaskan, keterbatasan anggaran pemerintah membuat kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi penting, termasuk melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari dunia usaha dan perbankan.
“Oleh karena itu, Polri hadir sebagai penggerak untuk menjembatani kepentingan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.
Kapolda Banten juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri agar seluruh jajaran Polri aktif mendukung pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebutkan, sebelumnya revitalisasi JMPP juga telah dilakukan di Kabupaten Tangerang dan Padarincang. Pekan depan, kegiatan serupa direncanakan berlangsung di Kabupaten Pandeglang.
“Kalau tidak ada halangan, setelah HUT Bhayangkara nanti Insya Allah akan dilaksanakan pembangunan sebanyak 42 unit JMPP di Kabupaten Lebak dan rencananya akan dihadiri langsung oleh Bapak Kapolri,” ujar Hengki.
Selain pembangunan jembatan, Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai.
“Kami berharap JMPP ini dirawat dengan baik dan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan karena sungai memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolda turut mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai layanan darurat gratis milik Polri.
“Masyarakat cukup menghubungi 110 lalu tekan 0 untuk berbicara dengan operator. Petugas Polri terdekat akan segera menindaklanjuti. Layanan ini gratis, tidak dipungut biaya dan tidak mengurangi pulsa maupun kuota,” terang Kapolda.
Sementara itu, Camat Anyar Imron Ruhyadi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Banten dan Kapolres Cilegon atas revitalisasi jembatan yang dinilai sangat membantu aktivitas masyarakat.
“Dengan direvitalisasinya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah, terutama untuk mengangkut hasil bumi seperti jagung, singkong, cengkeh, buah naga dan hasil pertanian lainnya. Tentu ini sangat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Imron juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun demi kepentingan bersama.
Kontributor: Daeng Yusvin
Editor: Zain/red.























