Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Laporan Warga

Jalan Cikiara Tak Bertahan Lama, Warga Soroti Perbaikan Senilai Rp215 Juta

×

Jalan Cikiara Tak Bertahan Lama, Warga Soroti Perbaikan Senilai Rp215 Juta

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


LEBAK,JURNALKUHP.COM — Kondisi jalan poros desa di RT 003/RW 002, Kampung Cikiara, Desa Pasindangan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, yang mengalami kerusakan cukup parah, mendorong masyarakat setempat melakukan perbaikan secara swadaya.

Kerusakan jalan tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama mobilitas warga yang setiap hari menggunakan akses tersebut sebagai jalur penghubung.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Tokoh pemuda setempat, Yogi Pinanada, menyampaikan kondisi jalan tersebut kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/8/2026).

Menurut Yogi, kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama. Ia menyebut kondisi jalan kembali rusak setelah sebelumnya dilakukan perbaikan.

“Sudah sekitar dua tahun hancur. Kemarin waktu diperbaiki juga tidak memadai. Anggaran sekitar Rp215 juta hanya dipulas atau dipoles, dalam waktu sebulan sudah hancur seperti semula,” ujar Yogi dalam keterangannya melalui WhatsApp.

Ia juga menyoroti metode pekerjaan pengaspalan yang menurutnya dilakukan tanpa menggunakan alat berat yang memadai.

“Pengaspalan tanpa alat berat,” katanya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat mempertanyakan kualitas pekerjaan perbaikan sebelumnya, terlebih terdapat informasi mengenai nilai anggaran sekitar Rp215 juta. Namun, terkait sumber anggaran, pelaksana pekerjaan, volume pekerjaan, serta spesifikasi teknis, masih diperlukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak terkait.

Yogi berharap pemerintah segera turun tangan dan memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut.

“Kami sebagai masyarakat meminta bantuan kepada pemerintah agar segera memperbaiki jalan Kampung Cikiara di Desa Pasindangan, atau bisa juga dari donatur pihak perusahaan,” ujarnya.

Masyarakat berharap kerusakan jalan tidak dibiarkan berlarut-larut. Selain menghambat aktivitas warga, kondisi jalan yang rusak juga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua.

Warga meminta pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta instansi terkait melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memastikan penanganan jalan dilakukan sesuai kebutuhan teknis serta standar pekerjaan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai pekerjaan senilai sekitar Rp215 juta tersebut, termasuk sumber anggaran dan pihak pelaksana.

 

(Hen

Example 120x600