JAKARTA, JURNALKUHP.COM – Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, menegaskan pentingnya literasi sebagai fondasi utama untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme jaksa. Ia menyampaikan hal itu saat membuka pameran buku dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) di M Bloc Space, Jakarta, Selasa (28/4/2026).
Jaksa Agung tidak hanya memberi sambutan. Ia juga berkontribusi dalam pameran tersebut melalui sejumlah karya tulis.
“Di sini juga ada tulisan saya, kurang lebih sembilan tulisan. Saya harapkan ini bisa menjadi referensi, terutama bagaimana menjadi jaksa yang amanah,” ujar Jaksa Agung mengutip laporan dari laman Badiklat Kejaksaan
Kegiatan Persaja Literacy Space menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di kalangan insan Adhyaksa. Agenda ini sekaligus menandai peluncuran komunitas “Adhyaksa Readers” dan “Persaja Literacy Space”.
Jaksa Agung menegaskan bahwa membaca bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi setiap jaksa. Ia menilai literasi yang kuat menentukan kesiapan jaksa saat menghadapi persidangan.
“Saya minta, membaca buku itu wajib. Jangan sampai jaksa masuk ke persidangan tanpa kesiapan dan akhirnya kalah oleh argumentasi. Kita harus terus mengisi diri dengan pengetahuan, termasuk dari pengalaman orang lain yang tertuang dalam buku,” tegasnya.
Pada hari pertama, Persaja Literacy Space menghadirkan berbagai kegiatan. Panitia menggelar talkshow teknik menulis buku bersama para ahli, diskusi dengan tokoh hukum dan penulis, serta pembahasan isu aktual terkait tantangan penanganan perkara di era KUHP dan KUHAP baru.
Pengunjung juga menikmati pameran buku karya para jaksa dan pertunjukan musik akustik yang menambah suasana acara.
Dalam momentum HUT ke-75 PERSAJA, Jaksa Agung mengajak insan Adhyaksa melakukan refleksi sekaligus memperkuat integritas dan semangat pengabdian. Ia menekankan pentingnya regenerasi berbasis prestasi.
“Ke depan, tidak ada lagi soal senioritas. Siapa yang berprestasi, silakan tampil. Saya butuh jaksa yang muda, berprestasi, dan berintegritas,” katanya.
Ketua Umum PERSAJA, Prof. Asep N Mulyana, turut menyampaikan rencana pengembangan literasi. Ia mendorong pembentukan fasilitas percetakan Adhyaksa untuk mendukung produktivitas karya tulis para jaksa.
Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain para Jaksa Agung Muda, Kabadiklat Kejaksaan, Kaba Pemulihan Aset Kejaksaan, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno.
Melalui pameran buku ini, PERSAJA diharapkan mampu menggerakkan budaya baca dan tulis di lingkungan Kejaksaan. Upaya ini sekaligus memperkuat kapasitas intelektual aparatur penegak hukum dalam menjawab tantangan zaman.
(Hen























