Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaLaporan KhususNasionalPertanianRepublik IndonesiaSosial

H Ade Ating : Pengajuan Mesin Pipil Jagung Bukan Inisiatif Saya, Itu Peran Bu Ade ( PPL) Dan Pak Oten

×

H Ade Ating : Pengajuan Mesin Pipil Jagung Bukan Inisiatif Saya, Itu Peran Bu Ade ( PPL) Dan Pak Oten

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JURNALKUHP.COM, Lebak – Banten. Ketua Kelompok Tani Penerima Brigade mesin pipil jagung H Ade Ating mengungkapkan pada awak media Jurnal KUHP pada Jum’at, 06/09/2024 tentang kronologis bantuan mesin pipil jagung dari Dinas Pertanian Provinsi Banten.

” Awalnya saya sebagai karyawan pak Oten disuruh jadi atas nama penerima mesin Pipil Jagung oleh Bu Ade selaku PPL dan Pak Oten sebagai investor dibidang pertanian.”

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

” Saya manut ( bersedia) saja karena saya gak mengerti apa – apa dikira gak akan jadi masalah seperti sekarang, saya terus terang sudah capek, pusing dan malu sama tetangga dan masyarakat karena sering ada tamu yang datang, wartawan dan orang Pertanian dikira saya yang menghilangkan mesin itu padahal saya hanya diperalat saja supaya mesin itu bisa turun.” Ucap H Ade Ating.

Lanjutnya, ” waktu kemarin datang ( ke rumah) dari dinas pertanian saya sampaikan pada mereka terutama Bu Ade ( PPL) untuk langsung datang ke pak Oten karena semua orang tahu bahwa mesin tersebut yang menggunakan adalah pak Oten, jadi seharusnya tinggal panggil pak Oten apalagi waktu orang Dinas Pertanian ke gudangnya pak Oten ditemukan bekas – bekas modifikasi perombakan ke Mesin sorghum seperti stang, as, dan sebagainya itu sudah jelas bahwa mesin tersebut dipergunakan oleh pak Oten.” Ucap pria asal Cianjur ini.

” Secara hukum saya siap mempertanggungjawabkan dihadapan pihak berwajib kalau memang ini harus terjadi dan saya akan bicara apa adanya dengan jujur karena saya sudah tua, usia saya sudah 72 tahun, saya akan hadapi resiko apapun dan tidak akan mundur. Tutur Ketua Poktan.

‘ Sudah tiga tahun saya berhenti bekerja ditempat pak Oten, dan saya sampaikan ke Bu Ade ( PPL) untuk mesin kalau bisa di simpan ditempat saya karena hawatir terjadi apa apa. Namun kata Bu Ade (PPL) katanya mesin ada di Sajira dan di pak Bambang ( Maja). jadi sebenarnya yang berperan itu ibu Ade (PPL) dan pak Oten yang tahu keberadaan mesin pipil tersebut.”

” Namun yang saya bingung kok gak mau langsung datang nanya ke pak Oten malah nyuruh saya untuk mencari mesin pipil jagung dan menanyakan ke pak Oten alasannya secara administrasi tahunya orang dinas pertanian Saya. Padahal kan dari awal yang mengatur proposal pengajuan mesin kan Bu Ade dan pak Oten.” Ucap H Ade Ating.

” Kalaupun memang demikian saya akan minta bantuan ke saudara saya dan nanti apa kata mereka saya akan ikuti apakah mau lapor polisi atau tidak, secepatnya saya akan ngobrol dengan saudara saudara saya di jakarta. Pungkas H Ade Ating pada Awak Media Jurnal KUHP.

Reporter : Yosilawati
Editor. : Ahmad Jajuli.

Example 120x600