Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita

FERADI WPI Gelar Aksi Sosial Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Masyarakat

×

FERADI WPI Gelar Aksi Sosial Dukung Program Makan Bergizi Gratis untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


Semarang, Jawa Tengah – Organisasi Advokat dan Paralegal FERADI WPI menggelar aksi sosial rutin sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional pemerintah dalam penyediaan makanan bergizi gratis. Aksi ini diwujudkan dalam bentuk pembagian makanan siap saji kepada masyarakat umum yang membutuhkan dan dilaksanakan serentak oleh anggota FERADI WPI setiap minggunya di berbagai wilayah di Indonesia.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Kegiatan ini mengacu pada surat instruksi Ketua Umum FERADI WPI, Bapak Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., yang diterbitkan pada 23 Februari 2025, dan mewajibkan seluruh anggota dari tingkat pusat hingga daerah untuk terlibat aktif dalam aksi sosial dengan membagikan sedikitnya dua bungkus makanan setiap minggu.

“Instruksi ini berlaku mulai 23 Februari 2025 hingga 26 Desember 2025. Saya akan terus memantau pelaksanaannya, dan jika terbukti bermanfaat, program ini akan diperpanjang,” ujar Bapak Donny dalam keterangannya.

Saat ini, FERADI WPI memiliki lebih dari 1.300 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan partisipasi aktif tiap anggota, sedikitnya 2.600 bungkus makanan dibagikan setiap pekan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tak hanya bergerak di bidang sosial kemanusiaan, FERADI WPI juga menjalankan misi advokasi hukum melalui bantuan hukum gratis. Para advokat dan paralegal diwajibkan menangani minimal satu kasus pro bono setiap bulan.

“Saya sendiri telah menangani lima kasus pro bono sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Ini menjadi contoh bagi anggota lainnya agar terus hadir di tengah masyarakat,” jelas Bapak Donny.

Salah satu paralegal FERADI WPI asal Madiun, Mariani, mengaku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman sejak bergabung dalam organisasi. Ia menuturkan bahwa kegiatan pelatihan hukum melalui webinar mingguan sangat membantunya memahami dunia hukum, meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan hukum.

“Saya sekarang bisa mengedukasi warga sekitar agar lebih sadar hukum. Ini sangat bermanfaat untuk membangun masyarakat yang paham hak dan kewajibannya,” tutur Mariani.

FERADI WPI sendiri akan memperingati hari jadinya yang pertama pada 19 April 2025. Organisasi ini berdiri dengan semangat keterbukaan, menjadi wadah lintas latar belakang dengan tujuan membentuk sumber daya manusia yang unggul di bidang hukum serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Organisasi ini kami bentuk sebagai ruang kolaborasi semua kalangan tanpa memandang golongan. Kami ingin hadir dengan program nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutup Bapak Donny.

Example 120x600