Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaDPRD

DPRD Kota Cilegon Gelar Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di HUT ke-80 Kemerdekaan

×

DPRD Kota Cilegon Gelar Paripurna Istimewa, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI di HUT ke-80 Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI.

Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon ini dihadiri oleh Wali Kota Cilegon, Wakil Wali Kota Cilegon, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Cilegon, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Rapat dibuka resmi oleh Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan, yang menegaskan bahwa pidato kenegaraan Presiden menjadi pedoman penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Tahun ini tema yang diangkat adalah Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Tema ini bukan sekadar seruan, tetapi ajakan dan tanggung jawab bersama. Bersatu berdaulat menegaskan pentingnya menjaga persatuan nasional serta memperkuat kedaulatan politik, ekonomi, budaya, dan pertahanan di tengah dinamika global yang memanas,” ujar Rizki.

Pidato kenegaraan yang disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto memuat pesan kebangsaan yang tegas dan menyentuh. Presiden menekankan bahwa tujuan kemerdekaan adalah membebaskan rakyat dari kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan, serta membangun kemandirian ekonomi bangsa.

“Negara kita harus berdiri di atas kaki sendiri, berdaulat secara ekonomi, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan kita,” tegas Presiden Prabowo.

Beliau juga menyoroti pentingnya demokrasi yang mempersatukan.

“Kita berhasil karena menganut demokrasi khas Indonesia—demokrasi yang sejuk dan mempersatukan, bukan saling menjatuhkan atau membenci,” imbuhnya.

 

Dalam pidatonya, Presiden mengumumkan sejumlah program prioritas nasional, antara lain:

  • Program Makan Gratis bagi Pelajar di seluruh Indonesia untuk meningkatkan gizi dan prestasi belajar anak.
  • Pembangunan Sekolah Taruna di berbagai wilayah sebagai pusat pembinaan generasi muda yang disiplin dan berkarakter.
  • Penegakan hukum terhadap pengusaha besar yang merugikan kepentingan rakyat.
  • Pembukaan 20.000 lapangan kerja baru di sektor strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Presiden berharap kebijakan tersebut dapat mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur. Momentum pidato kenegaraan ini menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah, termasuk Kota Cilegon, untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Arahan Presiden diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program kerja nyata di bidang pendidikan, kesejahteraan, dan penciptaan lapangan kerja.

Reporter: Hairullah/Bagus. R.
Editor: Fri Septa, Biro Redaksi Kota Cilegon.

Example 120x600