Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaPemerintah

DPK Cilegon Luncurkan Buku Tandak Pantun Tanah Jawara Bersama Yayasan Gaksa

×

DPK Cilegon Luncurkan Buku Tandak Pantun Tanah Jawara Bersama Yayasan Gaksa

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JURNALKUHP.COM, CILEGON – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon, bekerja sama dengan Yayasan Gaksa Trans Kultura, resmi meluncurkan buku Tandak Pantun Tanah Jawara sekaligus menggelar pelatihan bersama penyair asal Singapura, Rohani Din. Acara ini berlangsung di Aula DPK Kota Cilegon pada Sabtu, 15 Februari 2024.

Kepala DPK Kota Cilegon, Ismatullah Syihabudin, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan bimbingan Rohani Din dalam proses kreatif buku tersebut.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Terima kasih atas ilmu dan bimbingannya, sehingga kami yang terlibat dalam penulisan buku ini dapat menyelesaikannya hingga terbit,” ujarnya.

Ismatullah juga mengapresiasi peran Yayasan Gaksa dalam mendukung proses penerbitan buku ini.

“Semoga Yayasan Gaksa dapat menjadi wadah bagi sastrawan, khususnya di Kota Cilegon, untuk terus berkarya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Yayasan Gaksa Banten, Ega Prayoga, menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung seni dan budaya.

“Peluncuran buku ini merupakan bagian dari visi kami untuk menjadi pusat pengembangan kebudayaan melalui berbagai aktivitas kesenian yang berdampak pada pendidikan dan kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Ega juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal melalui buku ini.

“Buku ini adalah upaya kami dalam menjaga dan menghidupkan kembali budaya, khususnya bahasa Cilegon dan Banten,” tambahnya.

Sementara itu, Rohani Din—yang terlibat langsung dalam proses penulisan buku—menceritakan tantangan yang dihadapi selama proses penyelesaiannya.

“Buku ini hampir tidak jadi terbit karena kondisi kesehatan kami. Namun, alhamdulillah, doa kami terkabulkan, dan akhirnya buku ini dapat diterbitkan,” ujar Rohani, yang akrab disapa Bunda Ani.

Bunda Ani juga memberikan apresiasi kepada Kepala DPK Kota Cilegon, yang turut menyumbangkan banyak pantun dalam buku ini.

“Buku ini ditulis oleh 44 guru dari 44 sekolah di Cilegon dan Serang, termasuk Pak Ismatullah yang sangat aktif mengirimkan pantun-pantunnya. Dengan total 160 halaman, buku ini memuat lebih dari 300 pantun yang dihasilkan dalam kurun waktu satu tahun melalui berbagai pelatihan,” tuturnya.

(REDAKSI Jurnal KUHP )

Example 120x600