Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaPendidikanPolda Banten

Ditsamapta Polda Banten Ajak Pelajar SMAN 7 Kabupaten Tangerang Bersatu Melawan Bullying dan Perundungan

×

Ditsamapta Polda Banten Ajak Pelajar SMAN 7 Kabupaten Tangerang Bersatu Melawan Bullying dan Perundungan

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JURNALKUHP.COM – Direktorat Samapta Polda Banten melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan bertema “Ayo Bersatu Melawan Bullying dan Perundungan” kepada para pelajar SMAN 7 Kabupaten Tangerang pada Senin (17/11). Kegiatan digelar di Lapangan Apel sekolah dan dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Samapta Polda Banten, AKBP Iwan Muri Susanto, S.I.K., M.H.

Turut hadir mendampingi Kasubdit Dalmas Polda Banten KOMPOL Arie Mulyono, S.H., M.A, Kepala Sekolah SMAN 7 Kabupaten Tangerang Suci Lestari, S.Pd., M.Si, Bhabinkamtibmas Kresek AIPTU Sukarna, serta para dewan guru.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Iwan Muri Susanto menegaskan bahwa sekolah bukan hanya tempat mengasah kemampuan akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan jati diri generasi muda. Ia menekankan bahwa tindakan bullying dan perundungan harus dicegah sejak dini karena dapat merusak masa depan para pelajar.

“Pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi tentang membentuk integritas, tanggung jawab, dan karakter yang kuat pada diri siswa. Bullying dan perundungan adalah perilaku yang tidak hanya melukai secara fisik maupun mental, tetapi juga menghancurkan masa depan. Karena itu, kami hadir untuk mengajak para pelajar memahami dampak buruknya dan berani menolak segala bentuk perundungan,” tegas AKBP Iwan.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam mewujudkan generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki daya saing.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran, mengembangkan empati, menghargai perbedaan, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta memahami konsekuensi hukum atas setiap tindakan,” pungkasnya.

Redaksi.

Example 120x600