Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita

Dini Hari yang Mencekam di Kalijati: Siswi di Subang Terbangun, Pria Misterius Diduga Sudah Berada di Sisi Tempat Tidurnya

×

Dini Hari yang Mencekam di Kalijati: Siswi di Subang Terbangun, Pria Misterius Diduga Sudah Berada di Sisi Tempat Tidurnya

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


JAWA BARAT, JURNALKUHP.COM — Suasana malam yang semestinya menjadi waktu seorang anak beristirahat berubah menjadi momen yang menegangkan di sebuah rumah di wilayah Kampung Kerajan, Desa Tanggulun Barat, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Sabtu dini hari, 22 Agustus 2026.

Sekitar pukul 02.15 WIB, seorang siswi yang dalam pemberitaan ini disebut dengan inisial S.A. diduga terbangun dan mendapati seorang laki-laki berada di dalam kamarnya.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Yang membuat keluarga korban semakin terpukul, pria tersebut diduga masuk ke kamar melalui jendela, ketika korban sedang tertidur. Berdasarkan keterangan keluarga, saat korban menyadari keberadaannya, pria tersebut disebut hanya mengenakan celana pendek.

Dalam kondisi panik dan ketakutan, korban kemudian berteriak mempertanyakan siapa orang tersebut. Teriakan korban diduga membuat pria itu segera melarikan diri melalui jendela yang menjadi akses masuk sebelumnya.

Pria tersebut berhasil meninggalkan lokasi, namun sebuah sandal yang diduga miliknya tertinggal di kamar korban. Barang tersebut kemudian diamankan keluarga dan diharapkan dapat menjadi salah satu petunjuk bagi aparat dalam proses penyelidikan.

Peristiwa tersebut bukan sekadar membuat keluarga terkejut. Bagi keluarga korban, ada pertanyaan besar yang hingga kini membutuhkan jawaban: siapa orang yang masuk ke kamar seorang anak pada dini hari, bagaimana ia bisa masuk, apa tujuannya, dan apa yang sebenarnya hendak dilakukan?

Terlebih lagi, korban masih merupakan seorang pelajar dan masih berada dalam kategori anak yang wajib mendapatkan perlindungan.

Keluarga korban kemudian memilih menempuh jalur hukum. Laporan telah disampaikan kepada Kepolisian Resor Subang. Keluarga berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti secara serius dan profesional, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi, mengamankan serta memeriksa barang bukti yang ditemukan di lokasi, menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas di sekitar tempat kejadian apabila tersedia, serta mengungkap identitas orang yang diduga masuk ke kamar korban.

Keluarga juga berharap proses hukum tidak berhenti pada pencatatan laporan semata. Mereka meminta agar setiap petunjuk yang tersedia dapat segera ditelusuri sehingga peristiwa tersebut menjadi terang dan korban memperoleh rasa aman.

“Yang paling kami inginkan adalah kejelasan dan perlindungan terhadap korban. Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian,” demikian inti harapan keluarga korban.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan anak di lingkungan rumah tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele. Masuknya seseorang ke ruang pribadi seorang anak pada dini hari, apabila benar terjadi sebagaimana keterangan korban dan keluarganya, merupakan keadaan yang patut mendapatkan perhatian serius dari aparat.

Kini, harapan keluarga tertuju kepada Polres Subang agar dapat melakukan penyelidikan secara cepat, cermat, profesional, dan berdasarkan alat bukti yang sah.

Publik tentu berharap setiap petunjuk yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti sehingga siapa sebenarnya orang yang masuk ke kamar korban dan apa motifnya dapat segera terungkap secara terang berdasarkan proses hukum.

Namun demikian, hingga penyelidikan dan proses hukum selesai, identitas serta status hukum orang yang diduga terlibat tetap harus ditempatkan dalam asas praduga tak bersalah. Tidak boleh ada penghakiman sebelum terdapat bukti dan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Demi perlindungan anak, identitas lengkap korban sengaja tidak dipublikasikan.

 

(Red

Example 120x600