Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaBNNNasionalPendidikan

Dindikbud Cilegon dan Mitra BNN Provinsi Banten Edukasi Narkoba, Bullying, dan Bahaya Vape di Lima SD

×

Dindikbud Cilegon dan Mitra BNN Provinsi Banten Edukasi Narkoba, Bullying, dan Bahaya Vape di Lima SD

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon bersama Mitra BNN Provinsi Banten dari Yayasan Bina Cerdas Mandiri Divisi Anti Narkoba menggelar kegiatan edukasi tentang bahaya narkoba, bullying, serta pembinaan adab sehari-hari di lima sekolah dasar di Kota Cilegon.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Kegiatan yang berlangsung pada 9 hingga 11 Februari 2026 ini dilaksanakan di SDN 2, SDN 3, SDN 4, SD Mardiyuana, dan SDIT Raudatul Jannah. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dindikbud Kota Cilegon, drg. Rully Kusumawardhany, M.M, serta tim dari Mitra BNN Provinsi Banten dari Yayasan Bina Cerdas Mandiri Divisi Anti Narkoba yang terdiri dari Rio, Ary, dan Jeje.

Dalam wawancara pada Rabu (11/02/2026), drg. Rully Kusumawardhany menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada siswa kelas 4 hingga kelas 6 tentang bahaya narkotika, rokok elektrik (vape), serta pentingnya membangun karakter dan adab yang baik.

“Dari hasil keliling di lima SD, kami menemukan bahwa sebagian siswa kelas 4 sampai 6 ternyata belum mengetahui bahwa vape termasuk rokok jenis elektrik. Bahkan ada beberapa siswa yang mengaku sudah mencoba-coba menggunakan vape,” ungkap drg. Rully.

Temuan tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan masih minimnya pemahaman anak-anak usia sekolah dasar terkait risiko rokok elektrik yang saat ini marak di lingkungan masyarakat.

Tegaskan Empat Pesan Penting

Mewakili Dindikbud Kota Cilegon bersama Mitra BNN Provinsi Banten dari Yayasan Bina Cerdas Mandiri Divisi Anti Narkoba, drg. Rully menegaskan empat poin penting kepada para siswa:

  1. Menghindari segala bentuk narkoba, termasuk rokok dan vape.
  2. Tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari orang yang tidak dikenal, baik makanan, minuman, maupun barang lainnya.
  3. Mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menghormati orang tua dan guru.
  4. Saling menghargai, menghormati, dan mendukung hal-hal positif antar sesama teman.

Selain edukasi bahaya narkotika, materi juga menekankan pentingnya pencegahan bullying di lingkungan sekolah serta penguatan nilai-nilai adab dalam kehidupan sehari-hari.

Vape Dinilai Berisiko Serius bagi Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, drg. Rully juga menyoroti bahaya vape bagi kesehatan. Ia menjelaskan bahwa vape mengandung ribuan bahan kimia yang hingga kini belum diketahui memiliki manfaat positif bagi kesehatan.

“Yang sudah banyak diketahui justru dampak negatifnya, baik dari bahan utama maupun bahan tambahannya. Vape dapat menyebabkan iritasi dan inflamasi paru-paru, memberatkan kerja jantung, serta meningkatkan tekanan darah,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan berbagai kasus yang terjadi di dalam maupun luar negeri, penggunaan vape menunjukkan potensi daya rusak yang lebih cepat pada organ tubuh dan cenderung sulit diperbaiki.

“Rata-rata dalam waktu tiga bulan, pemakai vape aktif dapat mengalami perubahan signifikan, baik dari segi penampilan fisik maupun kondisi organ dalamnya,” tambahnya.

Komitmen Edukasi Berkelanjutan

Melalui kolaborasi antara Dindikbud Kota Cilegon dan Mitra BNN Provinsi Banten dari Yayasan Bina Cerdas Mandiri Divisi Anti Narkoba, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah preventif untuk membentengi siswa dari pengaruh negatif narkoba dan pergaulan yang merusak sejak usia dini.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Edukasi seperti ini penting agar mereka memiliki pemahaman yang benar, berani berkata tidak pada narkoba, dan tumbuh dengan karakter yang kuat serta beradab,” tutup drg. Rully.

 

Redaksi.

Example 120x600