Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Berita DukaDandim CilegonPolres CilegonSosialSosok

Dandim dan Wakapolres Cilegon Sampaikan Belasungkawa, Hadirkan Penguatan di Tengah Duka Keluarga Korban

×

Dandim dan Wakapolres Cilegon Sampaikan Belasungkawa, Hadirkan Penguatan di Tengah Duka Keluarga Korban

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Almarhumah Ruihah (60), warga Lingkungan Kramat Jati RT 05 RW 02, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Ruihah meninggal dunia setelah hampir dua pekan menjalani perawatan akibat luka bakar serius yang dideritanya dalam insiden kebocoran tabung LPG 3 kilogram.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang tertimpa musibah, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori bersama Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun mengunjungi rumah duka pada Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kehadiran kedua pimpinan TNI dan Polri tersebut disambut hangat oleh keluarga korban serta warga sekitar. Selain menyampaikan belasungkawa, keduanya juga memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka.

Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Ruihah yang menjadi korban dengan luka paling parah dalam peristiwa tersebut.

“Atas nama keluarga besar Polres Cilegon, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Ridzky.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden kebocoran gas terjadi pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, Ruihah mengalami luka bakar serius di bagian wajah, tangan, dan kaki. Setelah menjalani perawatan intensif di RS Hermina Cilegon, korban menghembuskan napas terakhir pada Minggu pagi dan dimakamkan di TPU setempat.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam menggunakan tabung LPG di rumah.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi perhatian utama dengan memastikan kondisi tabung gas, regulator, selang, serta perlengkapan pendukung lainnya dalam keadaan baik dan layak digunakan.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat menggunakan LPG. Pastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi baik dan segera lakukan pemeriksaan apabila tercium bau gas. Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas utama,” kata Imam Buchori.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu meminta bantuan petugas atau pihak terkait apabila menemukan indikasi kebocoran gas yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Di tengah suasana duka, Hendra, salah satu anggota keluarga korban yang juga berprofesi sebagai wartawan MataCyber, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Cilegon dan Kodim 0623/Cilegon atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wakapolres Cilegon beserta jajaran dan Bapak Dandim Cilegon yang telah hadir langsung ke rumah duka. Kehadiran dan perhatian yang diberikan menjadi penguat bagi keluarga kami dalam menghadapi musibah ini,” ujar Hendra.

Menurutnya, kepedulian yang ditunjukkan oleh unsur TNI dan Polri menjadi bukti bahwa aparat selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi cobaan dan kesulitan.

“Kami sangat menghargai perhatian dan empati yang diberikan. Semoga kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT,” tambahnya.

Selain Almarhumah Ruihah, tiga anggota keluarga lainnya juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Putri korban, Vivi, menjelaskan bahwa Aditya, Renah, dan seorang kerabat lainnya turut mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki.

“Ibu saya mengalami luka bakar paling parah di bagian wajah, tangan, dan kaki. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki,” ungkap Vivi.

Seluruh korban sempat menjalani perawatan medis dan tindakan operasi di RS Hermina Cilegon akibat luka bakar yang cukup serius. Saat ini, ketiga korban lainnya masih menjalani masa pemulihan pascaoperasi.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Cilegon Kompol M. Ridzky Salatun berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat terus terjaga dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada warga.

“Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling peduli dan saling menguatkan. Kami berharap kehadiran kami dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Semoga kami semua, baik TNI, Polri maupun unsur pemerintah lainnya, dapat terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” tuturnya.

Senada dengan itu, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami berharap masyarakat selalu diberikan keselamatan dan perlindungan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. TNI dan Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga menghadapi kesulitan maupun musibah. Semoga kami dapat terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat dan menjadi bagian dari solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi warga,” katanya.

Kunjungan takziah tersebut tidak hanya menjadi bentuk empati kepada keluarga korban, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan LPG di lingkungan rumah tangga. Kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, dukungan, serta semangat bagi warga yang sedang menghadapi musibah. (Zain/red).

Example 120x600