Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Artikel UmumBeritaLaporan KhususMediaNasionalPemerintahPERSSosialTNI & POLRI

BPBD Kota Cilegon: Curah Hujan Tinggi dan Drainase Tak Berfungsi Jadi Penyebab Banjir

×

BPBD Kota Cilegon: Curah Hujan Tinggi dan Drainase Tak Berfungsi Jadi Penyebab Banjir

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


Cileon,Jurnalkuhp.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon menyampaikan bahwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon sejak Jumat lalu disebabkan oleh tingginya curah hujan yang tidak mampu ditampung sistem drainase, serta tidak berfungsinya saluran air secara optimal.

Akibat kondisi tersebut, Sungai Cilurah meluap dan menyebabkan tanggul roboh, sehingga air menggenangi permukiman warga hingga Jalan Lingkar Selatan, yang merupakan salah satu jalur utama aktivitas masyarakat.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Hedi Kala, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat sejak awal kejadian dengan melakukan evakuasi serta asesmen di sejumlah titik terdampak.

“BPBD Kota Cilegon telah melakukan evakuasi dan asesmen di beberapa lokasi terdampak, di antaranya wilayah Ciwandan, Kepuh, dan Jalan Lingkar Selatan,” ujar Hedi Kala (05/01/26)

Selain itu, banjir juga dilaporkan berdampak pada sejumlah wilayah lainnya, seperti Kubangsari, Penawan, Cibeber, serta beberapa kawasan perumahan di sekitarnya. Tim BPBD bersama relawan terus disiagakan untuk membantu warga terdampak, baik dalam proses evakuasi maupun penanganan darurat.

BPBD Kota Cilegon juga telah menyalurkan makanan siap saji, membuka layanan kesehatan, serta mengoordinasikan relawan untuk membantu pembersihan lumpur dan perbaikan rumah warga pascabanjir.

Hedi menegaskan, banjir yang terjadi harus menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Cilegon agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

“Harapan kami, Pemerintah Kota Cilegon dapat melakukan evaluasi menyeluruh dan segera melakukan perbaikan, khususnya pada sistem drainase dan pengamanan sungai, agar banjir tidak terus terulang,” tambahnya.

BPBD Kota Cilegon mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing. Penanganan banjir, menurut BPBD, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat agar dampaknya dapat diminimalkan.

Reporter : Hairullah
Editor : Jurnalkuhp.com

Example 120x600