Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaLaporan KhususLaporan WargaTNI & POLRI

Anak 9 Tahun Tenggelam di Perairan Karang Suraga, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

×

Anak 9 Tahun Tenggelam di Perairan Karang Suraga, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


SERANG, JURNALKUHP.COM — Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun bernama Fawwaz dilaporkan tenggelam di perairan Pantai Cipacung, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, pada Senin pagi (9/6/2025). Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat korban berenang bersama temannya, Rusaid.

Komandan kapal Ditpolairud Polda Banten, Bripka Noval, menyatakan bahwa laporan awal diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!_Segenap keluarga besar Kejaksaan Republik Indonesia mengucap
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81Indonesia Berdaulat, Adil, dan MakmurDelapan puluh satu tahun
Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Herry Hermanus Horo, S.H. beserta jajaran mengucapkan Selamat Me
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩17 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah peringatan HUT ke-81
Selamat Hari Kemerdekaan ke 81th Republik Indonesia17 Agustus 1945 - 2026Indonesia Berdaulat Ad
Kepala Kepolisian Daerah Banten Beserta Staf dan Jajaran MengucapkanSelamat Hari Kemerdekaan Re
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81🇮🇩Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Repub
Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi., S.H, S.I.K., M.Si.beserta staff dan j
Komandan Kodim 0623-Cilegon dan Ketua Persit KCK Cab XLIX Dim 0623 Cilegon beserta keluarga Bes
Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Febrianda Ryendra, S.H., beserta seluruh jajaran Kejaksaan Neger
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026Merdeka Sehat, Indonesia Hebat@pemkotcilegon @robin
🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩Segenap keluarga besar Dinas Pendidikan dan Kebuday
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Segenap keluarga b
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩Kemerdekaan adalah warisan yang harus kita jaga bers
🇮🇩DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA🇮🇩Keluarga Besar Dinas Sosial Kota Cilegon mengucapkan Selama (2)
Dirgahayu Republik Indonesia🇮🇩Terus melangkah bersama dan menjaga persatuan untuk mewujudkan
🇮🇩Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81 Tahun 🇮🇩Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.81 tahun I
🇮🇩 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🇮🇩17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026Kemerdekaan adalah
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81🇮🇩Indonesia berdaulat, adil dan makmur.Mari terus bersatu

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Untuk kronologis kejadian, saat itu saudara Fawwaz berenang bersama rekannya, Rusaid. Saat berenang, korban diduga terseret arus laut dan tenggelam,” ungkap Bripka Noval kepada awak media.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari personel Ditpolairud Polda Banten, Basarnas Provinsi Banten, BPBD Kabupaten Serang, TNI Angkatan Laut, serta relawan masyarakat, tengah melakukan upaya pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian dan pesisir Pantai Cipacung.

“Harapan kami korban bisa segera ditemukan. Apabila belum membuahkan hasil, pencarian akan dilanjutkan besok dengan dukungan Kapal Patroli 1003 Ditpolairud Polda Banten,” tambah Bripka Noval.

Upaya pencarian dilakukan melalui empat jalur penyisiran dengan total personel sekitar 20 orang.

Ayah korban, Anwar, menyampaikan bahwa sebelumnya ia telah memperingatkan anaknya agar tidak pergi ke pantai, terutama untuk berenang, karena kondisi ombak yang sedang tinggi.

“Pagi itu saya larang dia ke pantai. Katanya cuma mau main sepeda sama temannya, bukan untuk berenang. Saya sudah berkali-kali bilang, jangan berenang,” ujar Anwar.

Ibu korban, Rosiana, menerima kabar dari warga sekitar saat sedang bekerja dan segera menuju lokasi kejadian. Ia mengaku terkejut dan sangat terpukul atas kejadian ini.

“Dari kemarin memang Fawwaz sudah minta berenang. Tapi saya larang karena ombak besar. Waktu dengar kabar dari warga, saya langsung ke lokasi. Semoga anak saya segera ditemukan agar bisa kami makamkan dengan layak,” ucap Rosiana dengan suara bergetar.

Masyarakat sekitar juga turut memberikan dukungan moral kepada keluarga korban di lokasi kejadian.

Catatan Redaksi:

Redaksi menyampaikan empati yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Kami juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar tetap waspada terhadap aktivitas anak-anak di wilayah pantai, terutama saat kondisi gelombang laut sedang tinggi.

 

Reporter: Rusli – Biro Redaksi Serang

Example 120x600