Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaMediaNasionalPemerintahPERSSosial

Ketua L KPK Mawil Cilegon Soroti Ketidakhadiran Pejabat Eselon II dalam Rapat RPJMD

×

Ketua L KPK Mawil Cilegon Soroti Ketidakhadiran Pejabat Eselon II dalam Rapat RPJMD

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON,JURNALKUHP.COM — Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (L KPK) Markas Wilayah (Mawil) Kota Cilegon, Maman Hilman, menyuarakan keprihatinannya atas minimnya kehadiran pejabat eselon II dalam rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang digelar di Gedung DPRD Cilegon.

Dalam keterangannya kepada awak media Jurnalkuhp (13/06/25), Maman Hilman menilai absennya sejumlah pejabat penting menunjukkan lemahnya komitmen terhadap agenda strategis pembangunan kota.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Momentum RPJMD adalah kerangka awal pembangunan Cilegon lima tahun ke depan. Jika unsur-unsur utama tidak hadir, bagaimana mungkin fondasi pembangunan bisa dirancang dengan matang” tegas Maman.

Maman juga secara lantang menyayangkan sikap pejabat yang tidak hadir, baik dari kalangan DPRD maupun pejabat eselon II. Ia menilai ketidakhadiran tersebut bukan hanya pelanggaran etika, tetapi juga bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau saya jadi Wali Kota, saya tidak akan segan menjatuhkan sanksi. Eselon II itu bukan hanya digaji, tapi juga menerima berbagai tunjangan besar yang berasal dari APBD. Itu uang rakyat,” ujarnya dengan nada tinggi.

Menurut Maman, sikap pejabat yang tidak hadir mencerminkan kurangnya dukungan terhadap program-program pemerintah daerah, khususnya yang diinisiasi oleh Wali Kota Cilegon. Ia mendorong agar Wali Kota segera mengambil langkah tegas.

“Kepala BPK atau inspektorat harus bertindak. Berikan sanksi, panggil, tegur. Kenapa bisa absen dalam forum sepenting ini” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa ASN sejatinya harus loyal kepada pemimpin yang terpilih, siapa pun itu, dan bersungguh-sungguh dalam mendukung jalannya pemerintahan.

“Yang namanya ASN, harus loyal dan mendukung program pembangunan daerah. Jangan sampai slogan Cilegon Juare hanya jadi jargon tanpa implementasi kedisiplinan dan tanggung jawab,” tandasnya.

Di tengah berbagai dinamika yang tengah melanda Cilegon, seperti tragedi CAA dan proyek pembangunan Lotte, Maman Hilman menyerukan agar seluruh elemen masyarakat dan tokoh-tokoh daerah bersatu.

“Mari kita rapatkan barisan. Bangun Cilegon bersama, jaga persaudaraan, ciptakan suasana kondusif, dan buat para investor merasa nyaman,” pungkasnya.

Tak lupa, ia menekankan pentingnya pemberdayaan konten lokal. Ia berharap pembangunan industri di Cilegon mengutamakan pengusaha dan tenaga kerja lokal yang profesional.

“Pembangunan pabrik-pabrik harus melibatkan pengusaha lokal dan memberi prioritas kepada tenaga kerja lokal. Itu bagian dari keadilan sosial dan penguatan ekonomi daerah,” tutup Maman Hilman.

REPORTER : Bagus ramadhan
EDITOR : Jurnal kuhp kota cilegon

Example 120x600