CILEGON, JURNALKUHP.COM – Program 100 hari kerja Wali Kota Cilegon mendapat dukungan kuat dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dalam wawancara eksklusif bersama JURNALKUHP.COM, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon, Heriyati, S.Si., MM, mengungkapkan bahwa berbagai program strategis telah berjalan dan menunjukkan hasil positif dalam memberdayakan UMKM local, Rabu, 21 Mei 2025.
“Alhamdulillah, program-program dalam 100 hari kerja Wali Kota sudah kami jalankan, bahkan beberapa sudah melampaui target,” ujar Heriyati.
Salah satu capaian signifikan adalah digitalisasi UMKM. Melalui platform PUJASAGON, produk UMKM Cilegon kini hadir dalam pusat belanja digital. Sistem pembayaran non-tunai juga mulai diimplementasikan menggunakan QRIS yang saat ini telah bekerja sama dengan Bank BJB dan terbuka untuk bank lainnya.
Selain itu, pelatihan kewirausahaan terus diperkuat. Tercatat sebanyak 300 peserta UMKM akan mengikuti pelatihan kewirausahaan pada 27–28 Mei dan 4–5 Juni 2025 di Royal Krakatau Hotel. Peserta dipilih dari data Sistem Data Tunggal (SDDT) Kementerian Koperasi dan UKM, yang mencakup berbagai sektor seperti kuliner, jasa barista, menjahit, hingga desain grafis.
“Pelatihan ini mencakup manajerial, literasi keuangan, pengemasan hingga strategi pemasaran, semua difasilitasi secara gratis oleh pemerintah,” jelas Heriyati.
Tak hanya itu, Dinas Koperasi dan UMKM juga menginisiasi program Safari UMKM yang telah berjalan sejak Desember 2024. Melalui QR Satwar UMKM, masyarakat kini dapat dengan mudah mendaftarkan diri untuk mengikuti program pelatihan, sertifikasi halal, legalitas usaha (NIB, PIRT, BPOM, HKI), hingga pemasaran. Program ini telah disosialisasikan di 43 kelurahan dan 8 kecamatan di Kota Cilegon.
“Semua layanan kami gratiskan. Cukup mendaftar melalui QR Satwar UMKM yang tersedia di akun Instagram resmi Dinas Koperasi dan UMKM. Syaratnya hanya satu: harus warga Kota Cilegon,” tegasnya.
Per 2025, tercatat sebanyak 18.250 UMKM aktif di Kota Cilegon. Pemerintah memastikan akses pembiayaan terus diperluas. Salah satu upayanya adalah program Pinjaman Dana Bergulir melalui BPRS dan UPT PDB dengan bunga 0 persen. Pinjaman diberikan mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta tanpa jaminan, khusus untuk pelaku usaha yang memiliki NIB.
Tidak berhenti di situ, Heriyati juga menjelaskan bahwa Pemkot Cilegon telah menjalin kolaborasi erat dengan BUMN dan dunia industri, seperti Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) yang mendukung pendirian Sentra Gipang, serta PLN dan Candra Asri yang mendukung UMKM makanan khas daerah.
“Kami berharap industri tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi menjadi mitra yang membantu promosi dan pemasaran produk UMKM secara berkelanjutan,” ujarnya.
Strategi Pemkot juga melibatkan sektor pariwisata dan perhotelan. Produk-produk UMKM direncanakan akan dipasarkan di lobby dan kamar hotel-hotel besar seperti Aston dan Royal Krakatau, sebagai upaya memperluas jangkauan pasar, termasuk kepada wisatawan dan ekspatriat.
Mengakhiri wawancara, Heriyati menyampaikan harapannya agar para pelaku UMKM Kota Cilegon terus berinovasi dan serius dalam mengembangkan usahanya.
“Jadilah UMKM sejati, jangan musiman. Harus punya semangat, inovasi, dan daya saing, baik di pasar lokal maupun nasional,” pungkasnya.
Festival UMKM yang digelar pada 21 Mei 2025 di Alun-Alun Cilegon menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan ruang promosi bagi UMKM. Sebanyak 30 dari 41 pendaftar lolos kurasi dan berpartisipasi dalam event tersebut.
“InsyaAllah, atas arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, festival UMKM ini akan menjadi agenda bulanan untuk terus menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutup Heriyati.
@jurnalkuhp.com UMKM Kota Cilegon Kian Bergeliat: 100 Hari Program Wali Kota Disambut Antusias Pelaku UMKM 📣 Festival UMKM Cilegon, Semangat Baru untuk Pelaku Usaha Lokal! 💪🌟 Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Robinsar dan Bapak Wakil Wali Kota Fajar Hadi Prabowo yang telah memberikan dukungan luar biasa bagi kemajuan UMKM di Kota Cilegon. Hari ini, di Alun-Alun Kota Cilegon, puluhan pelaku UMKM hadir menampilkan produk-produk terbaik mereka! 🎉 Festival ini menjadi wadah penting bagi UMKM untuk memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat. 🙌 Harapannya, kegiatan seperti ini bisa berlangsung rutin setiap bulan, agar UMKM makin berkembang, naik kelas, dan siap bersaing! 💼📈 UMKMCilegon FestivalUMKM CilegonNaikKelas RobinsarFajar UMKMNaikKelas 100HariKerja CilegonMaju BanggaBuatanCilegon
Sebagai penutup, Heriyati menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM di Kota Cilegon.
“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota, Pak Robinsar, dan Bapak Wakil Wali Kota, Pak Fajar Hadi Prabowo, yang telah mendukung penuh perkembangan UMKM, khususnya dalam hal pemasaran. Kehadiran Festival UMKM di Alun-Alun hari ini benar-benar membahagiakan kami. Ini menjadi wadah penting bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka, dan kami sangat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap bulan. Terima kasih Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota atas dukungan luar biasa untuk UMKM Cilegon.”.
[Redaksi / JURNAL KUHP]























