Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaPemerintah

Cilegon Susun RPJMD Berorientasi Nyata, Layanan Puskesmas 24 Jam Jadi Prioritas

×

Cilegon Susun RPJMD Berorientasi Nyata, Layanan Puskesmas 24 Jam Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM — Wali Kota Cilegon, Robinsar, menegaskan bahwa pembangunan di Kota Cilegon ke depan tak bisa lagi asal rencana. Harus nyata, harus terasa. Hal itu ia tegaskan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029 yang digelar di Aula Bappedalitbang, Senin (5/5).

Dalam pidatonya, Robinsar bilang bahwa semua program yang akan dijalankan lima tahun ke depan harus berangkat dari suara warga. Bukan hanya hasil rapat atau asumsi di atas kertas.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Insya Allah, apa yang sudah disampaikan DPRD akan jadi acuan. Tapi yang paling penting: kebutuhan masyarakat langsung harus jadi dasar perencanaan,” katanya.

Pernyataan itu bukan sekadar janji. Robinsar dan jajarannya, katanya, sudah turun langsung ke kelurahan-kelurahan, menyerap aspirasi warga dari dekat. Ia menyebut pendekatan ini sebagai bentuk tanggung jawab untuk tidak salah langkah.

“Kami nggak mau bikin program yang bagus di kertas, tapi nggak nyambung sama kenyataan di lapangan,” tegasnya.

Di RPJMD ini, ada dua sektor yang jadi prioritas: pendidikan dan kesehatan. Di pendidikan, Pemkot akan fokus tingkatkan kualitas guru, infrastruktur sekolah, dan SDM. Di kesehatan, RSUD Cilegon akan dilanjutkan pembangunannya, plus layanan puskesmas 24 jam akan segera direalisasikan.

“Warga butuh layanan malam hari, dan itu jadi perhatian kami,” tambahnya.

Soal pendanaan? Robinsar sadar betul bahwa semua rencana butuh sokongan anggaran. Karena itu, dia minta OPD dan BUMD untuk lebih maksimal menggali potensi daerah, agar PAD Cilegon meningkat signifikan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ikhwan, juga mengingatkan bahwa Musrenbang bukan hanya seremoni. Ini soal menyamakan langkah antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal harapan rakyat.

“RPJMD harus segera disusun dan ditetapkan. Semua OPD harus serius dan seirama dengan visi misi kepala daerah,” ujar Rizki.

Dengan pendekatan berbasis kebutuhan nyata, Musrenbang kali ini jadi lebih dari sekadar forum — tapi pijakan awal menuju Cilegon yang lebih berpihak pada warganya.

 

.Redaksi JURNALKUHP.COM

Example 120x600