Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
PemerintahPendidikan

Bupati Bogor Tinjau Kondisi Sekolah Pasca Kebakaran dan Makam Garisul di Bogor Barat

×

Bupati Bogor Tinjau Kondisi Sekolah Pasca Kebakaran dan Makam Garisul di Bogor Barat

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


BOGOR, JURNALKUHP.COM – Bupati Bogor Rudy Susmanto, lakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Jasinga dan Nanggung untuk meninjau langsung dua lokasi penting, yaitu komplek makam Garisul di Kecamatan Jasinga dan kondisi terkini Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kalong Sawah 01 pasca kejadian kebakaran, pada Rabu (23/4/2025).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa nama Garisul merupakan singkatan dari “Garis Rasulullah”, yang memiliki nilai sejarah dan religius bagi masyarakat setempat. Kunjungan ini juga menjadi momen untuk memperkuat program-program sosial pemerintah daerah.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

“Selain meninjau lokasi bersejarah, kami juga melihat langsung kondisi SDN Kalong Sawah 01 pasca kebakaran. Kami membagikan paket perlengkapan sekolah untuk para siswa, serta meninjau pelaksanaan program makan bergizi gratis bagi anak-anak,” ungkap Rudy Susmanto.

Bupati Bogor juga menyampaikan bahwa pembangunan kembali sekolah akan menjadi prioritas, dan telah masuk dalam postur APBD 2025. Meski begitu, ia berharap proses perbaikan dapat dimulai lebih cepat.

“Kami ingin pembangunan dimulai sebelum bulan Desember. Saat ini, sistem pembelajaran masih dilakukan secara bergilir karena keterbatasan ruang. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar bangunan sekolah yang terbakar dapat segera diperbaiki,” tambahnya.

Selanjutnya Rudy Susmanto meninjau pembangunan Pendopo Kawedanan Jasinga, yang diharapkan menjadi pusat pelestarian budaya lokal. Pembangunan tahap awal pendopo ini didukung oleh kontribusi masyarakat tanpa menggunakan dana APBD, sementara tahap lanjutan termasuk galeri budaya akan dibiayai dari APBD.

“Pendopo ini menjadi harapan masyarakat Jasinga dan seluruh warga Bogor. Pembangunan sudah berjalan memasuki hari keempat hingga kelima. Kami mengapresiasi gotong royong masyarakat,” ujarnya.

 

 

Reporter : Odih Kodari
Editor : Redaksi Kab.Bogor

Example 120x600