Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
BeritaInternasionalLaporan KhususMajalahMediaNasionalPemerintahPendapatPendidikanPusat PengetahuanRepublik IndonesiaTeknologi

Dinas Kominfo Kota Cilegon Siapkan Cyber Security Center Klaim Hacker Manapun Tidak Bisa Meretas, Grup Anonymous: “Oke, Mari Kita Buktikan”

×

Dinas Kominfo Kota Cilegon Siapkan Cyber Security Center Klaim Hacker Manapun Tidak Bisa Meretas, Grup Anonymous: “Oke, Mari Kita Buktikan”

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Menjawab meningkatnya ancaman siber di era digital, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian meresmikan Pusat Pemantauan Keamanan Informasi di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) 06 Desember 2024.

Fasilitas ini dirancang untuk melindungi data masyarakat serta memastikan sistem pelayanan publik tetap berjalan aman dan tanpa hambatan.

dindikbud
dinsos
baznas cilegon

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Keamanan informasi bukan hanya soal melindungi data, tetapi juga menjaga kelancaran pelayanan publik. Fasilitas ini menjadi landasan deteksi dan respons cepat terhadap ancaman siber sekaligus menjamin transparansi dan akuntabilitas pemerintahan,” ujar Helldy dalam sambutannya.

Pusat Pemantauan Keamanan Informasi ini merupakan hasil inovasi dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXVI Tahun 2024 yang diikuti Kepala Diskominfo Cilegon. Wali Kota menegaskan pentingnya transformasi digital yang tidak hanya efisien, tetapi juga aman.

Di balik manfaat teknologi dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, terdapat ancaman siber yang harus kita waspadai. Pusat ini adalah bukti komitmen kami untuk menjawab tantangan itu,” tambahnya.

 

Helldy juga mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam pembangunan fasilitas ini dan menyerukan pengelolaan yang konsisten agar Kota Cilegon menjadi contoh transformasi digital yang tangguh.

 

Kepala DiskominfoSP Kota Cilegon, Agus Zulkarnaen, menjelaskan bahwa pusat ini dilengkapi dengan teknologi canggih, seperti dashboard analitik, sensor keamanan, dan sistem pemantauan real-time untuk mendeteksi serta merespons ancaman siber dengan cepat.

 

Fasilitas ini akan terus dikembangkan, baik dari sisi teknologi maupun sumber daya manusia, untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pelayanan publik berbasis elektronik,” jelas Agus.

 

Lebih lanjut, ia berharap pusat ini mampu menekan risiko insiden siber dan memperkuat kesiapan Pemerintah Kota Cilegon dalam menghadapi ancaman digital, sembari memberikan pelayanan publik yang lebih aman dan andal.

Pusat Pemantauan Keamanan Informasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju Cilegon yang tangguh dalam teknologi dan keamanan data. “Dengan fasilitas ini, kami optimis Cilegon dapat menjadi kota yang memimpin dalam tata kelola digital yang aman dan terintegrasi,” tutup Helldy.

 

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk menghadirkan keamanan data yang optimal demi kepentingan masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap transformasi digital di sektor pemerintahan, dilansir dari Pressrilis Diskominfo Kota Cilegon.

 

Tak lama setelah peresmian Cyber Security Center (CSC) Kota Cilegon, sebuah pesan mengejutkan muncul dari kelompok hacker internasional, Anonymous. Pesan itu dikirim melalui Pesan di DARKWEB kepada Akun seorang hacker lokal di Kota Cilegon, yang identitasnya dirahasiakan.

Dalam pesan tersebut, Anonymous memberikan tanggapan tajam terhadap klaim Pemerintah Kota Cilegon yang menyebut bahwa sistem keamanan siber mereka tidak dapat ditembus.

“OK, let’s see if this system is truly impenetrable. Absolute security is a myth. We will show that no system is completely secure”-.

“Oke, mari kita buktikan apakah sistem ini benar-benar tak bisa ditembus. Keamanan mutlak itu mitos. Kami akan menunjukkan bahwa tidak ada sistem yang benar-benar aman,” tulis Anonymous, menyiratkan tantangan terbuka terhadap sistem keamanan yang baru diresmikan.

Pesan ini segera menciptakan kegaduhan di kalangan komunitas keamanan siber.

Ini ujian nyata untuk mengukur sejauh mana kemampuan CSC dalam melindungi data dan sistem pelayanan publik oleh Diskominfo Kota Cilegon & Pemerintah Kota Cilegon. (*)

 

Example 120x600