Scroll untuk baca berita
Example 120x600
Example 120x600
Bantuan SosialBerita NasionalHari Besar IslamSosialSosok

Dandim 0623/Cilegon Dukung Program Kafalatul Yatim, Dampingi Wali Kota Salurkan Bansos untuk 927 Anak

×

Dandim 0623/Cilegon Dukung Program Kafalatul Yatim, Dampingi Wali Kota Salurkan Bansos untuk 927 Anak

Sebarkan artikel ini

Salinan konten sosmed agustusan
Salinan konten sosmed agustusan (3)
Iklan HUT RI 80 Advokat (2)
Iklan HUT RI 80 Advokat (3)
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.33.38
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.57.37
WhatsApp Image 2025-08-15 at 05.15.31
IMG-20250817-WA0170


CILEGON, JURNALKUHP.COM – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp1.112.400.000 kepada 927 anak yatim dan terlantar yang tersebar di delapan kecamatan. Bantuan sebesar Rp1,2 juta per anak per tahun tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui Program Kafalatul Yatim.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis kepada 100 anak yatim pada kegiatan Gema Muharram 1448 Hijriah yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Ikhlas Kota Cilegon, Jumat (26/6/2026). Adapun penyaluran kepada penerima lainnya dijadwalkan melalui Bank BJB Cabang Cilegon pada 6–9 Juli 2026 pukul 08.00–12.00 WIB.

20 Mei 2026,_20260530_165315_0000

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Beserta Staf dan Jajaran Mengucapkan Dirgahayu K.heic

Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengatakan Program Kafalatul Yatim merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kota Cilegon terhadap anak-anak yatim dan terlantar agar tetap memperoleh perhatian, perlindungan, dan kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.

“Hijrah bukan hanya tentang memperbaiki diri, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi orang lain. Dari yang kurang baik menjadi lebih baik, dan yang sudah baik menjadi semakin baik,” ujar Robinsar.

Menurutnya, perhatian kepada anak yatim tidak cukup hanya melalui bantuan sosial. Pemerintah Kota Cilegon juga akan memperkuat pembinaan di bidang pendidikan, pengembangan karakter, serta peningkatan potensi agar mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan berdaya saing.

“Kami ingin memastikan anak-anak yatim di Kota Cilegon tumbuh dengan penuh perhatian, mendapatkan pendidikan yang layak, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” katanya.

Robinsar turut mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan budaya berbagi.

“Mari jadikan Tahun Baru Islam sebagai awal untuk memperbanyak kebaikan. Karena Cilegon yang maju dibangun oleh masyarakat yang peduli dan saling menguatkan,” tuturnya.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Cilegon, Intini, S.Ag., M.Si., menjelaskan bahwa bantuan sosial tahun 2026 diberikan kepada 927 anak yatim dan terlantar dari keluarga kurang mampu yang telah memenuhi kriteria penerima manfaat.

“Hari ini kami menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 100 anak. Selanjutnya, penyaluran kepada penerima lainnya dilakukan melalui Bank BJB mulai 6 sampai 9 Juli 2026 pukul 08.00 sampai 12.00 WIB,” jelasnya.

Menurut Intini, setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp1,2 juta per tahun. Program tersebut diperuntukkan bagi anak yatim dan terlantar berusia 0 hingga 18 tahun.

Adapun sebaran penerima bantuan meliputi Kecamatan Jombang sebanyak 198 anak, Ciwandan 145 anak, Pulomerak 138 anak, Purwakarta 117 anak, Cibeber 95 anak, Citangkil 88 anak, Gerogol 80 anak, dan Kecamatan Cilegon 66 anak.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf. Imam Buchori, S.H., M.I.P., turut mendampingi Wali Kota Cilegon dalam kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada anak-anak yatim dan terlantar.

Kehadiran Dandim merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program-program pemerintah daerah di bidang sosial kemasyarakatan, sekaligus memenuhi undangan Pemerintah Kota Cilegon dalam rangka mendampingi pelaksanaan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi antara Pemerintah Kota Cilegon, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan terlantar sebagai generasi penerus bangsa.

Melalui Program Kafalatul Yatim, Pemerintah Kota Cilegon berharap kebutuhan dasar anak-anak yatim dan terlantar dapat terpenuhi, sekaligus menjaga keberlangsungan pendidikan, pembinaan karakter, serta pengembangan potensi mereka agar memiliki masa depan yang lebih baik.(Zain/red).

Example 120x600