CILEGON, JURNALKUHP.COM – Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan Lomba Mancing Mania HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar pada Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Tebar Benih, Memori Indah” tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 yang melibatkan masyarakat Kota Cilegon, komunitas pemancing, dan jajaran Polres Cilegon.

Sejak pagi hari, para peserta tampak antusias mengikuti perlombaan yang berlangsung dalam suasana santai namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas. Selain menjadi ajang menyalurkan hobi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi yang mempertemukan masyarakat dengan anggota kepolisian dalam suasana yang lebih dekat dan humanis.
Kapolres Cilegon, AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, menegaskan bahwa momentum HUT Bhayangkara ke-80 menjadi kesempatan bagi Polri untuk terus memperkuat hubungan yang harmonis dengan
.
Menurutnya, Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang senantiasa membangun komunikasi, kebersamaan, dan kedekatan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat humanis tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Cilegon dalam menyambut Hari Bhayangkara yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.
Ketua Panitia, AKP Choirul Anam Kabagops Polres Cilegon, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dengan komunitas pemancing dan masyarakat Kota Cilegon.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat. Atas arahan pimpinan, kami mengajak para penghobi mancing untuk berkumpul, bersilaturahmi, sekaligus mengikuti perlombaan dalam suasana penuh kebersamaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lomba yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB tersebut diikuti sekitar 42 peserta dengan dukungan 11 orang panitia. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari para peserta.
Lebih lanjut, AKP Choirul Anam menilai bahwa memancing tidak sekadar aktivitas rekreasi, tetapi juga mengandung nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui kegiatan memancing, kita belajar tentang kesabaran, membangun komunikasi, serta saling bertukar informasi yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat dan perkembangan situasi kamtibmas di Kota Cilegon ke depan,” katanya.
Ia berharap kegiatan Mancing Mania dapat terus menjadi sarana memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menambah semarak peringatan Hari Bhayangkara setiap tahunnya.

Sementara itu, salah satu peserta sekaligus pemenang lomba, Iqbal, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan yang menurutnya tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar pemancing dan masyarakat.
“Semoga kegiatan lomba mancing dalam rangka Hari Bhayangkara ini dapat menjadi hiburan dan wadah silaturahmi bagi kami, khususnya para pemancing, serta memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum,” ujarnya.
Iqbal berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta. Ia juga mengajak pemerintah daerah untuk turut mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin meriah. Selain menjadi sarana menyalurkan hobi, kegiatan ini juga mampu memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kekompakan di antara masyarakat,” tambahnya.

Melalui tema “Tebar Benih, Memori Indah“, kegiatan Mancing Mania HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menghadirkan kegembiraan bagi para peserta, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya kebersamaan antara Polri dan masyarakat Kota Cilegon.
Dengan semangat gotong royong, sportivitas, dan kepedulian terhadap lingkungan perairan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mewujudkan Polri yang semakin Presisi, humanis, dan dekat dengan rakyat.
(Zain/red).





















