CILEGON, JURNALKUHP.COM – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Teh Vivi dan Teh Elis setelah musibah yang menimpa keluarga mereka akibat ledakan tabung gas LPG 3 kg saat momen Idul Adha beberapa waktu lalu. Kunjungan takziah turut dilakukan oleh Drg. Rully Kusumawardhany, M.M., pada Selasa (09/06/2026) sebagai bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga korban.
Dalam kesempatan tersebut, Drg. Rully menyampaikan ungkapan belasungkawa yang mendalam.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka cita atas berpulangnya ibunda Teh Vivi dan Teh Elis. InsyaaAllah husnul khotimah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” ungkapnya.
Dalam penjelasan kronologi yang disampaikan, peristiwa tersebut terjadi saat perayaan Idul Adha. Korban diketahui sedang memasak di luar rumah menggunakan tabung LPG 3 kg. Sejak awal, tabung gas tersebut sempat mengeluarkan suara mendesis, namun tetap digunakan hingga proses memasak selesai.
Saat hendak membereskan peralatan memasak, insiden terjadi ketika tabung LPG diduga meledak saat dilakukan pengecekan pada kompor. Ledakan tersebut menyebabkan ibu dari Teh Vivi terpental dan mengalami luka bakar serius, serta turut mengenai anggota keluarga lainnya, yakni bibi, kakak pertama, dan adik Teh Vivi. Total terdapat empat korban dalam kejadian tersebut.

Dari peristiwa itu, korban utama yakni sang ibu mengalami luka bakar hingga sekitar 60 persen, sementara adik Teh Vivi mengalami luka bakar sekitar 28 persen. Kondisi para korban lainnya juga sempat mendapat perawatan medis akibat dampak ledakan.
Drg. Rully menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menyoroti pentingnya aspek keselamatan dalam penggunaan tabung gas LPG yang menurutnya masih sering menimbulkan insiden serupa di berbagai daerah.
“Saya sangat prihatin karena kasus seperti ini sudah sering terjadi di banyak tempat. Perlu ada peningkatan keseriusan dalam perlindungan konsumen, mulai dari produksi hingga distribusi ke masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait penggunaan LPG yang aman, termasuk langkah yang harus dilakukan jika muncul tanda-tanda kebocoran atau kejanggalan pada tabung gas.
“Keamanan pemakaian LPG harus dijamin dari hulu sampai hilir. Masyarakat juga perlu tahu harus melapor ke mana jika ada indikasi bahaya,” tambahnya.
Sementara itu, Teh Vivi menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan doa yang diberikan.
“Terima kasih banyak Bu Drg Rully atas doa, perhatian, dan kehadirannya. Dukungan serta semangat dari Ibu sangat berarti bagi kami sekeluarga. Semoga Allah membalas semua kebaikan Ibu. Aamiin,” ungkapnya.
Kunjungan takziah tersebut menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian sosial di tengah duka yang masih dirasakan keluarga korban. (Zain/red).





















