CILEGON, JURNALKUHP.COM – Warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Citangkil, tampak antusias mengikuti penyaluran bantuan sosial pangan dari pemerintah yang digelar pada Selasa (19/05/2026). Bantuan yang disalurkan melalui program Dinas Sosial non tunai itu berupa beras dan minyak goreng yang diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat.
Sejak pagi hari, masyarakat sudah mulai mendatangi lokasi pembagian bantuan di kantor Kelurahan Kebonsari. Meski jumlah penerima cukup banyak, proses penyaluran tetap berjalan tertib karena warga mengikuti aturan antrean yang telah disiapkan pihak kelurahan.

Berdasarkan informasi dari Feri selaku tim Jasa Prima Logistik Bulog (JPLB), bantuan yang didistribusikan melalui wilayah Kelurahan Kebonsari mencapai 2.240 karung beras dan 4.880 liter minyak goreng.
“Seluruh bantuan ini disalurkan langsung kepada masyarakat penerima manfaat di wilayah Kelurahan Kebonsari,” ujarnya.

Lurah Kebonsari menjelaskan, jumlah penerima bantuan sosial di wilayahnya mencapai 1.220 Kepala Keluarga (KK). Untuk menghindari penumpukan warga dan antrean panjang, pihak kelurahan membagi jadwal pengambilan menjadi dua gelombang.
“Kami mengatur pembagian waktu pengambilan agar masyarakat tetap nyaman dan tidak berdesakan. Penyaluran dimulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB, terutama untuk mengakomodasi warga yang rumahnya jauh dari kantor kelurahan,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membantu kelancaran kegiatan, mulai dari staf kelurahan, RT/RW.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir personel Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas di wilayah Kelurahan Kebonsari untuk memastikan proses penyaluran berjalan aman dan kondusif.
“Semoga program bantuan sosial ini benar-benar bermanfaat dan bisa membantu kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Diketahui, pemerintah menyalurkan paket bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mulai dialokasikan pada pertengahan Mei 2026. Program nasional ini menyasar sekitar 35,04 juta KPM dari kelompok desil 1 hingga 4 sebagai upaya membantu kebutuhan pokok masyarakat.
Reporter: Ade Maftuhi























