CILEGON, JURNALKUHP.COM – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Cilegon menginisiasi kegiatan bakti sosial (baksos) terpadu dalam rangka memperingati Bulan Ikatan Bidan Indonesia (IBI), International Day of the Midwife, serta Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Bidan Indonesia.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pekan Imunisasi Dunia melalui program Indonesia Bebas Zero Dose, yang digelar di wilayah Kelurahan Randakari pada Rabu (29/04/2026).
Acara ini menghadirkan berbagai layanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Di antaranya edukasi kesehatan, pelayanan imunisasi serentak oleh para bidan, serta pelayanan keluarga berencana (KB) yang merupakan hasil kolaborasi dengan BKKBN.
Penyelenggara acara pun Di tanya awak media menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk sinergi nyata antara tenaga medis dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. “Momentum ini bukan hanya seremonial, tetapi upaya konkret memperkuat pelayanan kesehatan dasar dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi serta perencanaan keluarga,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran program Bidan Asuh KRS (Keluarga Risiko Stunting), yang bertujuan untuk memberikan pendampingan intensif kepada keluarga dengan risiko stunting.

Program ini diharapkan mampu menekan angka stunting melalui pendekatan promotif dan preventif yang dilakukan langsung oleh para bidan di lapangan.
Di sisi lain aparatur pemerintah kelurahan Randakari kecamatan Ciwandan Lurah Heru menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas baksos IBI yang ke 75 yang di laksanakan di kelurahan Randakari semoga kedepan Idi Lebih jaya dan Lebih bermanfaat bagi masyarakat Semoga Kepedulian dan dedikasi juga bisa berlaku di kelurahan lain tentang bagaimana pentingnya menjaga Kesehatan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia, mulai dari konsultasi kesehatan hingga imunisasi anak.
Kehadiran tenaga kesehatan secara langsung di tengah masyarakat dinilai sangat membantu, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi lintas sektor terus diperkuat guna mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan terbebas dari berbagai risiko kesehatan, termasuk stunting dan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Reporter: Ade Maftuhi.























