CILEGON, JURNALKUHP.COM – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Cilegon, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cilegon menegaskan pentingnya menjaga harmoni dan sinergi antar elemen masyarakat sebagai fondasi utama dalam memperkuat demokrasi di daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Alam Arcy Azhari, S.Kom., S.H., dalam wawancara bersama tim Jurnal KUHP pada Senin (27/04/2026). Ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar Kota Cilegon terus berkembang menjadi kota yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga matang dalam berdemokrasi.
“Di usia ke-27 ini, kami dari Bawaslu Kota Cilegon mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kota Cilegon. Dengan mengusung tema Harmoni dalam Kebersamaan Menuju Cilegon Maju, ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga nilai-nilai demokrasi,” ujar Alam.
Menurutnya, demokrasi yang sehat tidak dapat berdiri sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan lainnya. Ia menekankan bahwa sinergi menjadi kunci dalam menciptakan iklim demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
“Bawaslu melihat bahwa keberhasilan demokrasi di Kota Cilegon sangat ditentukan oleh kolaborasi semua pihak. Masyarakat harus aktif, pemerintah harus terbuka, dan penyelenggara pemilu harus menjaga integritas. Jika ini berjalan beriringan, maka demokrasi kita akan semakin kuat,” jelasnya.
Alam juga menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap proses pemilu. Ia menyebut bahwa penyelenggaraan pemilu yang transparan dan akuntabel menjadi fondasi dalam membangun legitimasi pemerintahan ke depan.
“Kota Cilegon harus terus berdenyut sebagai kota yang menjunjung tinggi demokrasi. Pemilu yang jujur dan adil bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi tanggung jawab bersama. Di sinilah peran pengawasan partisipatif menjadi sangat penting,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap momentum HUT ini tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga refleksi bersama untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebersamaan dan demokrasi.
“Semoga ke depan, Kota Cilegon semakin sejahtera dan tetap mampu merawat harmoni sosial serta politik. Dengan begitu, kita tidak hanya membangun kota yang maju, tetapi juga beradab dalam berdemokrasi,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-27 Kota Cilegon tahun ini menjadi momen penting bagi berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi dan menjaga stabilitas demokrasi, seiring dengan dinamika pembangunan yang terus berkembang di Kota Baja. (Zain/red).























