CILEGON, JURNALKUHP.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon menyampaikan laporan penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) periode Januari–Maret 2026 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam wawancara pada Rabu (15/04/2026) oleh Ketua BAZNAS Kota Cilegon, Fajri Ali. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan agar amanah pengelolaan ZIS dapat berjalan dengan baik dan membawa keberkahan.
“Mohon doanya dan dukungannya ya, moga amanah dan berkah,” ujarnya.
Fajri menjelaskan, pada triwulan pertama tahun 2026, penghimpunan ZIS mencapai sekitar Rp3,28 miliar. Angka ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sekitar Rp2,30 miliar.
Menurutnya, peningkatan tersebut tidak lepas dari momentum bulan Ramadhan serta meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat dan berbagi melalui infak serta sedekah.
Dari sisi penyaluran, BAZNAS Kota Cilegon telah menyalurkan dana sebesar Rp3.836.937.932 kepada total 21.204 mustahik. Nilai penyaluran yang lebih besar dari penghimpunan triwulan ini disebabkan adanya dukungan saldo dana tahun 2025 yang turut disalurkan pada awal tahun 2026.
Penyaluran terbesar dialokasikan pada bidang kemanusiaan dengan total Rp3.418.904.932 kepada 20.544 mustahik. Selain itu, pada bidang kesehatan disalurkan Rp40.270.000 kepada 22 mustahik, bidang pendidikan Rp134.173.000 untuk 38 mustahik, serta bidang dakwah dan advokasi sebesar Rp243.590.000 kepada 600 mustahik.
Fajri menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran dilakukan secara selektif melalui pendataan dan verifikasi yang ketat guna memastikan bantuan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para penerima.
Sebagai bentuk keterbukaan informasi, masyarakat juga dapat mengakses laporan keuangan secara lengkap melalui laman resmi BAZNAS Kota Cilegon.
Menambahkan hal tersebut, Pimpinan Bidang Perencanaan Keuangan & Pelaporan BAZNAS Kota Cilegon, H. Bambang Widiyatmoko, pada Kamis (16/04/2026) menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap tata kelola lembaga.
“Alhamdulillah, capaian penghimpunan ZIS triwulan I 2026 sebesar Rp3,28 miliar yang tumbuh signifikan dibanding periode sama tahun 2025 menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap tata kelola BAZNAS Kota Cilegon,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari sisi perencanaan keuangan, peningkatan ini menjadi modal kuat untuk memperkuat program penyaluran berbasis data dan dampak.
“Penyaluran Rp3,83 miliar kepada 21.204 mustahik, dengan porsi terbesar pada bidang kemanusiaan Rp3,41 miliar, sudah sejalan dengan prinsip 3A: Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya memastikan pengelolaan ZIS terus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas, termasuk melalui laporan yang dapat diakses publik, proses verifikasi mustahik yang ketat, serta fokus program pada pengentasan kemiskinan ekstrem dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Secara rasio, penyaluran terhadap penghimpunan triwulan I 2026 mencapai sekitar 116,9 persen, menunjukkan optimalisasi dana umat termasuk dukungan saldo tahun sebelumnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dan memantau laporan keuangan sebagai bentuk keterbukaan lembaga.
“Terima kasih kepada seluruh muzaki, mitra, dan UPZ. Mari kita jaga tren positif ini agar zakat benar-benar menjadi instrumen pembangunan daerah,” tutupnya.
Sebagai penutup, BAZNAS Kota Cilegon mengajak masyarakat untuk terus menunaikan ZIS serta mengakses laporan lengkap melalui kanal resmi BAZNAS Cilegon sebagai bagian dari transparansi publik. (Zain/red).























