CILEGON, JURNALKUHP.COM – Kapolres Cilegon Polda Banten bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon melaksanakan kegiatan Penanaman Program Sejuta Pohon sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.

Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan di empat titik lokasi di wilayah Kota Cilegon yang dinilai strategis dan membutuhkan pemulihan lingkungan, khususnya pada area pasca aktivitas pertambangan dan kawasan rawan genangan air. Adapun lokasi penanaman meliputi:
- Lingkungan Bentola RT 003/001, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, tepatnya di area galian pasir CV. Gading Putra Jaya.
- RT 008/004, Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon.
- Lingkungan Sondol RT 003/002, Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Citangkil.
- Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Kapolres Cilegon Polda Banten, AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., dalam keterangannya mengajak seluruh masyarakat Kota Cilegon untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui penanaman pohon secara berkelanjutan.
“Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam upaya pencegahan bencana banjir, khususnya di wilayah yang mengalami penurunan daya resap air. Menjaga keseimbangan alam merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres.


Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar program penghijauan tidak hanya bersifat simbolis, melainkan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan generasi mendatang.
Di tempat yang sama, Wali Kota Cilegon, H. Robinsar, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda, serta BUMN dan BUMD yang telah hadir dan berkontribusi aktif dalam kegiatan tersebut.

Menurut Wali Kota, Pemerintah Kota Cilegon sejatinya telah merencanakan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon pada pertengahan tahun 2026. Namun, dengan adanya kondisi lingkungan dan peringatan alam yang terjadi lebih awal, pelaksanaan program tersebut dipercepat mulai hari ini.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah banjir, tetapi juga sebagai upaya mengurangi polusi udara, mengingat Cilegon merupakan kawasan industri. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar Kota Cilegon menjadi lebih hijau, asri, dan memiliki ketahanan terhadap bencana,” jelasnya.

Wali Kota berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat menjadi langkah mitigasi bencana yang berkelanjutan, bernilai ibadah, serta menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.
Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.IP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan penanaman pohon tersebut.
Ia menegaskan bahwa Forkopimda Kota Cilegon sepenuhnya mendukung kebijakan dan program unggulan Pemerintah Kota Cilegon, khususnya Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon yang dinilai strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan, meningkatkan kualitas daerah resapan air, serta meminimalisasi risiko bencana banjir.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Keterlibatan organisasi kemasyarakatan, Pramuka, dan berbagai komunitas menunjukkan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan generasi mendatang,” ungkapnya.
Dandim berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, namun dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terprogram. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama merawat pohon yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kegiatan penanaman pohon ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan, di antaranya Wali Kota Cilegon H. Robinsar, Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, Kepala Kejaksaan Negeri Cilegon Virgaliano Nahan, S.H., LL.M., Sekretaris Daerah Kota Cilegon Aziz Setia Ade Putra, para Asisten Daerah, camat dan lurah se-Kota Cilegon, jajaran TNI-Polri, serta perwakilan BUMN, BUMD, dan perusahaan industri di Kota Cilegon.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud sinergi berkelanjutan antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan Kota Cilegon yang hijau, lestari, dan tangguh terhadap bencana.
Redaksi.























